Kelanjutan Kasus Ambruknya Atap Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Misteri

Kondisi atap ruang rapat paripurna DPRD Kota Bogor (dok. KM)
Kondisi atap ruang rapat paripurna DPRD Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Permasalahan robohnya sebagian atap gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bogor beberapa waktu lalu seakan hilang tanpa jelas siapa dalang dan bagaimana penyelesaiannya.

Sebelumnya, seorang kontraktor mengungkap bahwa ada aliran dana kepada pejabat di Kota Bogor melalui oknum Gabungan Pengusaha Kontruksi Indonesia (GAPENSI) Kota Bogor. Bahkan dirinya menyebutkan bahwa mantan Ketua DPRD Kota Bogor dari PDIP Untung Maryono juga menerima dana untuk pelicin proyek pembangunan gedung DPRD.

“Ya salah seorang pejabatnya Ketua DPRD Kota Bogor yang lalu (Untung Maryono), yang menerima aliran dana untuk proyek gedung DPRD,” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com beberapa waktu lalu.

“Saya diminta sekitar Rp 500 jutaan untuk proyek gedung DPRD oleh Alm. Andre (Ketua Gapensi Kota Bogor),untuk pejabat Kota Bogor, salah satunya Ketua DPRD lama. Ya saya ada datanya semua dari Alm. Andre,” tambahnya.

Lebih lanjutnya dirinya mengatakan, walau akhirnya perusahaannya tidak memenangkan tender proyek tersebut, dirinya hanya ingin dana yang sudah diserahkan tersebut kembali.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*