Akibat Sampah Menumpuk, Saluran Air Got Tersumbat dan Genangi Jalan Proklamasi Depok

Tumpukan sampah yang menutupi saluran air di Jalan Proklamasi Depok (dok. KM)
Tumpukan sampah yang menutupi saluran air di Jalan Proklamasi Depok (dok. KM)

DEPOK (KM) – Pengguna jalan di pertigaan Jalan Proklamasi, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, sejak dua pekan yang lalu mengeluhkan kondisi jalan raya yang digenangi luapan air selokan yang tersumbat akibat tumpukan sampah. Air yang terus menggenangi jalan yang berada persis disebrang Pospol tersebut sudah menimbulkan bau tak sedap dan mengganggu kenyamanan warga yang melintas maupun yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Depok, Sudrajat saat di lokasi genangan menyayangkan kondisi yang terkesan lamban penanganannya dari dinas terkait dan menghimbau agar hal tersebut segera ditanggulangi mengingat sudah mulai masuk musim penghujan.

“Kebetulan kantor kami berada tidak jauh dari lokasi genangan air dan pasti melintasi jalan ini saat mau ngantor. Setelah beberapa waktu tidak nampak ada upaya dari dinas terkait untuk menangani ini, saya dan teman-teman media mencoba mendorong agar persoalan luapan air selokan ini dapat segera diatasi,” ujar Sudrajat.

“Apalagi belum lama ini kan Kota Depok berhasil meraih kembali penghargaan Swasti Saba Wistara terkait kesehatan, tentunya hal seperti ini sudah semestinya mendapat perhatian khusus mengingat jalan ini merupakan akses utama juga dan persis berada di sebrang Pospol,” lanjut Ketua DPC PWRI Kota Depok yang baru diangkat tersebut.

Sudrajat juga berharap kepada warga sekitar atau yang melintas agar berhati-hati dan turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan termasuk buang sampah di saluran air.

“Saya kira ini juga menjadi tugas bersama agar masyarakat tetap peduli lah dengan kebersihan di lingkungan sekitarnya, minimal membuang sampah di tempatnya, jangan asal,” tegasnya.

Di tempat terpisah, beberapa pengemudi ojek online dan pedagang yang sering berada di lokasi mengeluhkan bau yang mulai menyengat akibat adanya sumbatan tersebut.

“Genangan ini kurang lebih sudah dua minggu bang dan baunya cukup menyengat. Terus terang kami merasa terganggu dengan baunya dan kalau hujan biasanya meluap itu bang,” ungkap pengemudi ojek online yang enggan disebutkan namanya itu.

Reporter: Adrian
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*