“Cakra Bhayangkara News” Rayakan HUT Ke-4, Ungkap Rencana Merger dan Pengembangan TV Online

(dok. FPII)
(dok. FPII)

JAKARTA (KM) – Salah satu media yang tergabung dalam organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII), yaitu Cakra Bhayangkara News (CBN) merayakan hari jadinya yang ke-4 tahun. Acara yang mengusung tema “Sukseskan Transformasi Kemitraan Bersama TNI/POLRI, Masyarakat dan Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim Piatu” itu digelar di Balleroom Hotel Puri Mega, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Pusat, Senin 28/10.

Dalam sambutannya, Pimpinan Umum CBN Cecep Hidayat mengutarakan bahwa dalam rangka pengembangan media dan usaha di segala bidang, ke depannya CBN akan merger dengan perusahaan swasta. “Cakra Bhayangkara News juga akan mengembangkan stasiun televisi online agar Cakra dapat disejajarkan dengan media mainstream, ” ucap Cecep yang juga menjabat sebagai pembina di FPII.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Monthy Darmanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak TNI dan Polri dalam rangka sukses mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Menurutnya apa yang diupayakan TNI-Polri dalam pengamanan “berlangsung aman dan tidak ada gejolak yang berarti”.

“TNI-Polri harus mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya dalam hal sukses mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, hingga kenyamanan dapat dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Monthy yang juga anggota divisi advokasi FPII.

Sementara itu, Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kasihhati mengatakan bahwa FPII mengapresiasi Cakra Bhayangkara News dalam membangun kemitraan dengan berbagai institusi, namun independensi pemberitaan harus tetap dijaga dan dijunjung tinggi.

“Media boleh bermitra dengan siapa saja, termasuk TNI-Polri, tapi bukan berarti kita dapat diatur oleh mereka. Media harus independen, jurnalis harus netral sesuai kode etik jurnalistik, jangan menyajikan berita yang mengada-ada,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Pemred Cakra Bhayangkara News, Romy Marantika menyampaikan bahwa CBN selain menggandeng pihak swasta, juga akan berkolaborasi dengan insan koperasi agar wartawannya dapat memiliki usaha lain selain pekerjaan rutinnya sebagai jurnalis.

“Ya selain membangun kemitraan dengan TNI-Polri, kita juga akan melakukan kerjasama dengan koperasi didalam rangka pengembangan usaha,” ungkap Romy Marantika yang menjabat sebagai Ketua Deputy Jaringan FPII.

Seperti Koperasi MNT. Menurutnya, MNT adalah salah satu lembaga yang benar-benar bergerak dibidang koperasi. “Nah itu kedepannya kami akan melakukan kerjasama, seandainya beliau membuka peluang itu, kita akan bersinergi melakukan kerjasama,” terangnya.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Koperasi MNT Gus Robi menyampaikan, pada usianya yang ke-4 tahun, CBN “luar biasa hingga eksis di negeri ini dengan independensinya.”

“Semoga setelah Milad yang ke 4 tersebut, CBN lebih Independen dan bisa berkolaborasi dengan Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, demi negeri tercinta ini menuju mercusuar dunia,” tuturnya.

“Kolaborasi bukan manipulasi, koperasi bukan konglomerasi, dan konglomerasi bukan korupsi,” pungkas Gus Robi yang juga anggota Dewan Pembina Lembaga Investigasi Negara.

Acara dilanjut dengan pemberian santunan kepada 25 orang anak Yatim Piatu berupa tas sekolah, bingkisan dan uang. Tak lupa untuk tamu undangan, panitia juga memberikan plakat sebagai bentuk apresiasi terhadap TNI-Polri dan mitra swasta.

Reporter: Red

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*