BPK Akan Periksa Proyek Kontraktor Bermasalah di Kabupaten Bekasi

Ilustrasi Audit keuangan
Ilustrasi Audit keuangan

BEKASI (KM) – Beberapa proyek yang dikerjakan kontraktor berinisial “Ris” dikabarkan akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), lantaran kerap ditemukan permasalahan saat pelaksanaan.

Pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), Komar, saat dimintai keterangan oleh KM beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa pihaknya sudah memasukkan semua data kegiatan Ris ke BPK. “Nanti tinggal BPK pilih yang mana,” ujarnya.

Didin selaku konsultan menjelaskan bahwa kegiatan Ris memang sudah dimasukkan ke BPK, seperti Perum Permata Regency Jalan Jambu 1 Blok J2 RT 004/22, Perum Regency 2 Jalan Durian 11 RT 021/006, dan Perum Regency 1 Jalan Jatayu 4 RT 002/006, Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Ris di Cibuntu, Kecamatan Cibitung, juga termasuk dalam 6 titik kegiatan Ris yang sudah dimasukkan datanya ke BPK.

Menanggapi hal tersebut, aktivis dan ketua Komunitas Peduli Bekasi, Yanto Purnomo menegaskan, kalau memang benar ada perkataan PPTK dan konsultan telah memasukkan data ke BPK, “buktikan kalau memang itu benar, jangan cuma hanya wanprestasi saja,” ujarnya.

“Kalau memang hasil kegiatan proyek yang dikerjakan Ris sudah melanggar peraturan di dalam perjanjian kontrak, paparkan semua masalahnya. Agar BPK bisa menindaklanjuti dan mengaudit proyek yang dikerjakannya,” lanjutnya.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, agar bisa bertindak tegas ketika ada temuan yang tidak sesuai dengan spek. BPK pun harus cepat melakukan audit. Karena banyak proyek yang dikerjakan para kontraktor bermasalah,” tegasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*