Eks Kadiskominfo Langsa Dikabarkan Pernah Tawarkan Pekerjaan kepada Warga dengan Pungutan Besar

LANGSA (KM) – Mantan Kadis Kominfo Kota Langsa Sayed Fuad dikabarkan bahwa saat masih menjabat telah menjanjikan kepada beberapa warga di dekat tempat tinggalnya bahwa dirinya akan memberikan pekerjaan kepada mereka dengan memungut bayaran yang cukup besar.

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebut namanya, Sayed mengklaim akan memberikan pekerjaan kepada warga dengan SK kontrak di kantornya dengan syarat membayar uang senilai Rp15.000.000.

“Saya dijanjikan dengan Pak Kadis Kominfo Pak Sayed Fuad bekerja di kantornya sebagai tenaga kontrak serta ada diberikan SK akan tetapi harus ada biaya administrasinya senilai Rp15.000.000,” ujarnya.

Hingga kini KM belum berhasil mendapat keterangan dari Sayed Fuad soal laporan tersebut.

Sementara itu Kadis Kominfo Kota Langsa saat ini, Yanis Prianto, saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu terkait kabar tersebut dikarenakan tidak ada administrasi yang menerangkan SK kontrak tersebut.

“Saya tidak dapat mengkonfirmasi terkait kabar SK kontrak tersebut, memang ada beberapa orang staf mepertanyakan dan menyampaikan tentang hal itu, namun saya sampaikan tidak menemukan adanya surat administrasi yang menerangkan penambahan maupun perubahan SK kontrak tersebut, untuk lebih jelasnya mungkin bisa langsung ditanyakan Kadis terdahulu,” katanya.

Advertisement

Selain soal pekerja kontrak, KM juga menanyakan soal kabar pekerjaan renovasi kantor yang belum dilakukan pembayaran.

“Saya tidak terlalu tahu secara detail prosesnya tentang kabar pekerjaan yang belum dibayar tersebut dikarenakan saya ketika itu belum di Kominfo Langsa, terkait pekerjaan renovasi kantor memang ada masyarakat datang ke kantor meminta pembayaran, namun saya tidak bisa lakukan itu karena pekerjaan tersebut tidak masuk di Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Diskominfo Langsa baik tahun anggaran 2018 maupun 2019,” ujarnya.

“Semuanya kan ada prosesnya, dari pengajuan, disetujui oleh DPRK, proses pekerjaan baru bisa dilakukan pembayaran, tidak bisa sembarangan,” tutup Kadis.

Reporter: Muddin
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*