BM PAN Minta Ungkap Dalang Pemain Proyek Perusahaan Beralamat Fiktif Pemkot Bogor

Proyek lift di lingkungan Pemkot Bogor berjalan kembali (dok. KM)
Proyek lift di lingkungan Pemkot Bogor berjalan kembali (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kecaman kembali disuarakan terkait proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bernilai miliaran rupiah yang dimenangkan oleh CV. Ananda Azka Perkasa yang diduga kuat beralamat fiktif.

Anggota Dewan Penasehat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Gumilar mengatakan, temuan tersebut menimbulkan kecurigaan adanya permainan proyek di lingkungan Pemkot Bogor.

“Melihat data berdasarkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, CV yang beralamat di Sindangbarang RT03 RW01 Kelurahan Sindangbarang Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, CV. Ananda Azka Perkasa berada pada urutan nomor 3 dari penawaran harga proyek, dapat memenangkan tender tersebut,” ungkap Gumilar kepada KM, Kamis 5/9.

Menurut Gumilar, banyak keganjilan pemenang proyek tersebut, dan pihaknya mempertanyakan bagaimana mekanisme undangan dalam verifikasi administrasi jika alamat saja tidak jelas atau tidak ada keberadaannya.

“Ya ada dua perusahaan di nomor urut 1 dan 2, CV. Anugerah Bangun Kencana dan CV. Melania Rizky Kreasi dalam penawaran tender. Bagaimana bisa kalah tender dengan nomor 3 yang faktanya diduga kuat fiktif, apakah memang secara administrasi kurang atau CV. Ananda Azka Perkasa ada main dan ada sesuatu dengan pihak-pihak terkait? Ini jelas patut dicurigai,” terang Gumilar.

Sekarang saatnya, lanjut Gumilar, Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Kota Bogor harus bertindak. “Banyak keganjilan terkait proyek yang dimenangkan CV. Ananda Azka Perkasa tersebut, harus diungkap siapa dalang-dalang permainan proyek Pemkot Bogor,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, terkait perusahaan beralamat fiktif di proyek Pemkot Bogor sebaiknya ditanyakan langsung ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bogor.

“Ke ULP saja, karena ada prosedur yang ditempuh oleh mereka,” terang Dedie melalui pesan WhatsApp.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*