Balon Kades Hambalang yang Sarjana Kalah Jauh dari Balon Lulusan SMA, Pendukung Endus Kongkalikong

BOGOR (KM) – Ada indikasi kongkalikong antara panitia dan calon Kepala Desa (Kades) dalam Pemilihan Kades (Pilkades) Desa Hambalang Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Hal tersebut diungkapkan ketua tim pemenangan salah seorang calon Kades, Wildan.

Menurut Wildan, tidak lolosnya calon Kades Mulyoto dari seleksi tambahan, yaitu seleksi tertulis bagi para calon Kades ini terindikasi adanya “akal-akalan dan kongkalikong” antara panitia dengan calon Kades lainnya.

“Ya gugurnya Mulyoto dengan alasan nilai ujian tidak masuk, tidak masuk akal atau akal-akalan panitia yang sudah kongkalingkong dengan calon Kades lainnya. Terlebih adanya indikasi kebocoran soal tes tulis kepada salah satu calon Kades,” ungkap Wildan dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15/9.

Kata Wildan, Mulyoto itu secara sumber daya manusia (SDM) dan jenjang pendidikannya jelas terintegritas, tetapi tidak lulus. Namun calon yang lain yang “pas-pasan” pendidikannya lolos pada seleksi tambahan itu.

“Sangat mengherankan, Mulyoto yang berpendidikan sarjana hanya mendapatkan nilai 90. Sedangkan calon yang hanya lulusan SMA, itupun dengan kejar paket bisa mencapai 300 lebih,” terang Wildan.

Masih kata Wildan, dirinya menilai “sangat terlihat kecurangannya” pada proses seleksi tambahan ini.

“Untuk itu saya bersama masyarakat pendukung akan menuntut indepedensi semua pihak yang diduga terlibat kongkalikong itu,” katanya.

“Ya bahkan kami akan membawa masalah ini ke ranah hukum, untuk menuntut semua pihak yang terlibat. Mulai dari panitia tingkat Desa Hambalang, tingkat Kecamatan Citeureup, hingga audiensi dengan Bupati sebagai pemangku kebijakan di Kabupaten Bogor,” pungkas Wildan.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*