DPRD Kebumen Tanggapi Positif Pidato Presiden di MPR
KEBUMEN (KM) – Rapat Paripurna DPRD Kebumen dengan agenda mendengarkan dan menyimak untuk selanjutnya menjadi pengantar keterangan pada pemerintah atas APBN tahun anggaran 2020 dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Kebumen pada Jumat 16/8.
Ketua DPRD Sementara Adihtya Whisnu Bayu mengatakan, Kabupaten Kebumen “sangat mendukung sekali” apa yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi di hadapan MPR kemarin.
“Apa yang telah disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya kami mendukung sekali khususnya untuk Kebumen, mudah-mudahan ke depan akan lebih baik lagi. Sebagai anggota DPRD yang baru, banyak sekali yang harus diperbaiki terutama masalah kinerja yang lebih baik lagi,†katanya.
Ketua DPRD Sementara Kabupaten Kebumen itu mengatakan bahwa keberadaannya di tengah-tengah anggota DPRD Kebumen merupakan perwakilan dari kaum milenial karena menjadi anggota termuda di usianya yang baru 23 tahun. Ia pun menjadi anggota legislatif termuda di Indonesia.
“Biarpun usia yang sangat muda, tetapi ikut prihatin dengan kondisi Kebumen saat ini, dimana diketahui Kebumen adalah Kabupaten ‘runner up’ termiskin di Jawa Tengah. Bahwasannya pembangunan ekonomi itu terdiri dari dua macam yaitu fisik dan non fisik. Pembangunan fisik itu adalah pembangunan infrastruktur sedangkan untuk non fisiknya adalah pembangunan sumber daya manusianya. Dan itu yang akan ditingkatkan supaya Kebumen bisa lebih baik lagi dan merubah ‘image’ dari yang termiskin,†harapnya.
“Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat luas kalau pemuda pun bisa menjadi pemimpin yang amanah, apalagi dengan melihat kondisi Kabupaten ini yang memprihatinkan untuk bisa bangkit dan mengembalikan citra anggota DPRD Kebumen menjadi baik lagi,†kata politisi PDIP dari Dapil IV yang meliputi Kecamatan Rowokele, Buayan dan Ayah ini.
“Dari sekian anggota dewan yang baru berkomitmen akan mulai dari kebiasaan baik yang mungkin dulu tidak pernah dilakukan agar bisa merubah kinerja anggota DPRD itu sendiri. Dan berharap Kebumen lebih baik, lebih bersih dan berkarakter lagi sehingga jangan ada kata miskin lagi,†pungkasnya.
Reporter: Evie
Editor: HJA
Leave a comment