Buka Layanan Advokasi bagi Para Buruh, FPI: “Untuk Menghapus Stigma Buruh Sebagai Kaum Kiri”

Bantuan Hukum FPI
Bantuan Hukum FPI

JAKARTA (KM) – Front Pembela Islam (FPI) membuka layanan advokasi bagi para buruh dan karyawan yang memperjuangkan haknya dalam perselisihan hubungan kerja dengan pihak perusahaan. Bantuan Hukum FPI (BHF) itu beralamat di Jalan Petamburan III No.17 RT 02/03 Petamburan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Sesuai dengan cita-cita awal FPI didirikan, salah satunya adalah untuk memperjuangkan hak-hak para buruh maupun karyawan yang mendapatkan perselisihan dengan pihak perusahaanya,” ungkap advokat yang juga pengurus BHF, Syafiq Alaydrus kepada KM, Rabu 10/7.

“Ya BHF sebagai salah satu cita-cita FPI, untuk memberikan bantuan dan layanan hukum khusus buruh ataupun karyawan yang mendapatkan permasalahan hukum dengan tempatnya bekerja,” tambah Syafiq.

Menurut Syafiq, pihaknya melihat ini merupakan wilayah Hisbah sebagai salah satu medan juang FPI selain dakwah dan jihad. “Apalagi selama ini kaum buruh sering diasosiasikan sebagai kaum kiri, maka FPI perlu turun menghapus paradigma tersebut,” katanya.

Lebih lanjut Syafiq mengatakan, apabila buruh tersebut sudah menjadi kader FPI, BHF akan mendorong agar para buruh, dalam satu perusahaan tersebut, membentuk Serikat Pekerja FPI (SPF) agar perselisihan di kemudian hari bisa di jalankan oleh Serikat Pekerja FPI.

“Ya tentunya kedepan, jika sudah terbentuk SPF, maka akan menjadi tanggung jawab mereka (SPF), kita cuma membantu bagaimana SPF bisa terbentuk di tiap perusahaan-perusahaan,” pungkas nya.

Adapun aktifitas BHF didokumentasikan di media sosial Instagram dengan akun @bantuanhukumfront, dengan kontak WA 087876946054.

Reporter: FM
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*