Beton Tumpah di Jalan Sholeh Iskandar Lumpuhkan Lalu Lintas, MSJ Hentikan Sementara Proyek Tol BORR

Direktur Utama PT. MJS Hendro Atmodjo (dok. KM)
Direktur Utama PT. MJS Hendro Atmodjo (dok. KM)

BOGOR (KM) – Robohnya struktur pengecoran beton di salah satu tiang dalam proyek pembangunan jalan tol layang Bogor Outer Ring Road (BORR) melumpuhkan lalu lintas di Jalan KH Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, dan beberapa ruas jalan lainnya. Direktur Utama PT. Marga Sarana Jabar (PT. MSJ), selaku anak usaha PT. Jasa Marga Tbk yang mengoperasikan Jalan Tol BORR, Hendro Atmodjo menjelaskan bahwa saat proses pengecoran beton berjalan, balok penyangga (formwork/cetakan pier head) tidak kuat sehingga melengkung dan mengakibatkan beton tumpah ke jalan arteri di bawahnya.

“Kejadian tersebut terjadi saat pengecoran pada truck mixer yang ke-22 dari total rencana 25 truck mixer. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak dua orang pekerja mengalami luka ringan akibat material dan saat ini sudah dalam perawatan,” ungkap Hendro dalam rilis pers yang diterima KM Rabu 10/7.

“Demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, pihak PT. MSJ telah menghentikan pekerjaan sementara untuk mengevaluasi metode pelaksanaan proyek secara menyeluruh bersama kontraktor PT. PP (Persero) Tbk, dan konsultan PT. Indec KSO agar kejadian yang sama tidak terjadi di waktu mendatang.”

“Saat ini kami juga bekerjasama dengan Kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas, dengan mengalihkan kendaraan yang menuju arah Parung dialihkan ke Simpang Yasmin lalu ke Simpang Semplak/Atang Sanjaya, begitupun sebaliknya. Kami menargetkan siang hari ini arus lalu lintas diupayakan dapat berfungsi normal kembali,” jelas Hendro.

Hendro menuturkan, untuk mengidentifikasi lebih lanjut penyebab terjadinya insiden ini, tim Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) akan melakukan peninjauan ke lokasi proyek Jalan Tol Bogor Ring Road Seksi 3A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak).

“KKJTJ akan melakukan penelitian dan mengevaluasi penyebab kejadian ini. Nantinya hasil evaluasi tersebut akan diaplikasikan dalam metoda kerja agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi,” tuturnya.

Jasa Marga dan PT. MSJ, lanjut Hendro, memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kejadian ini. “Jasa Marga dan PT. MSJ juga akan terus melakukan tindakan preventif dan korektif dengan tetap mengedepankan unsur-unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta evaluasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*