Beton Tumpah di Jalan KH Sholeh Iskandar, FPKP: “Patut Diduga Adanya Kecerobohan”

Balok penyangga yang roboh pada pembangunan Tol BORR, Rabu 10/7/2019 (dok. KM)
Balok penyangga yang roboh pada pembangunan Tol BORR, Rabu 10/7/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Ketua Forum Pemerhati Jasa Konstruksi dan Pembangunan (FPJKP) Thoriq Nasution menyikapi rubuhnya balok penyangga yang mengakibatkan tumpahnya beton ke Jalan KH Sholeh Iskandar, pada proyek pembangunan Tol BORR di Kota Bogor. Ia melihat kemungkinan adanya “kecerobohan” saat pemasangan bekisting pada struktur tiang tersebut.

“Saya menganalisa kalau tidak salah beton tersebut, dibuat expose, ada metode pemasangan bekisting precast. Patut diduga bekisting-bekisting tersebut menyimpang dari metode yang ada. Jadi kejadian atau peristiwa tersebut, bukan disebabkan besi beton juga betonnya, karena kejadiaannya disaat proses pengecoran,” ungkap Thoriq kepada KM, Rabu 10/7.

“Karena kalau tidak salah baru 22 unit truk mixer dari 25 truk yang digunakan saat pengecoran. Dan juga proses pengecorannya ada ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan sesuai Peraturan Beton Indonesia 71,” pungkasnya.

Advertisement

Sebelumnya, Direktur Utama PT. Marga Sarana Jabar (PT. MSJ) Hendro Atmodjo menjelaskan, saat proses pengecoran beton berjalan, balok penyangga (formwork/cetakan Pier Head) tidak kuat sehingga melengkung dan mengakibatkan beton tumpah ke jalan arteri di bawahnya.

“Kejadian tersebut terjadi saat pengecoran pada truck mixer yang ke 22 dari total rencana 25 truck mixer. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebanyak dua orang pekerja mengalami luka ringan akibat material dan saat ini sudah dalam perawatan,” jelas Hendro.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: