Ambil Enam Kecamatan Dari Kabupaten Bogor, Aktivis: “Bima-Dedie Sehat?”
BOGOR (KM) – Wacana memasukkan 6 kecamatan di Kabupaten Bogor ke wilayah Kota Bogor disampaikan Wakil Walikota Dedie Rachim dalam pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kuningan, 11/7/2019 lalu. Acara tersebut dihadiri Bupati dan Walikota seluruh Jawa Barat termasuk Bupati Bogor Ade Yasin. Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian publik.
Menyikapi hal tersebut Presidium Nasional (Presnas) Badan Eksekitif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Zona 3 (DKI, Jabar dan Banten) Iksan Awaludin mengatakan, wacana penambahan teritorial wilayah Kota Bogor dengan mengambil 6 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor harus jelas disertai alasan dan kajian serta kebutuhan masyarakat, bukan karena kebutuhan elit politik.
“Ya pengambilan wilayah di antaranya Tamansari, Darmaga, Ciomas (Barat), Ciawi, Gadog dan Cibanon itu harus dengan kajian dan kepentingan masyarakat, bukan keinginan/kebutuhan elit-elit politik saja,” ungkap Iksan yang juga aktivis IMM kepada KM, Kamis 25/7.
Menurut Iksan, Kota Bogor dengan 6 Kecamatan saja masih banyak polemik dan persoalan yang tidak kunjung selesai, konsentrasi harus diselesaikan dulu oleh kepemimpinan Bima Arya dan Dedie Rachim
“Jangan tiba-tiba mau penambahan wilayah Kecamatan lagi. Apakah Bima dan Dedie sehat? Dengan penambahan wilayah Kota Bogor secara langsung tentunya persoalanpun akan menambah,” tegas Iksan.
“Kami sebagai mahasiswa menolak keras adanya perluasan Kota Bogor, dan kami meminta Bima Arya dan Dedie Rachim fokus saja kepada pembangunan 6 kecamatan yang ada saat ini, tuntaskan saja dulu janji-janji kampanyenya,” katanya.
“Dengan program Bogor berlari, tuntaskan saja dulu kemacetan, kesemrawutan pasar, penataan transportasi dan angkutan umum, penataan ruang publik, penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL), penanggulangan kemiskinan, penataan persampahan dan kebersihan kota, serta transformasi budaya dan reformasi birokrasi,” pungkas Iksan.
Reporter: ddy
Editor: HJA
Leave a comment