Aktivis: Pengawasan DBMSDA Kota Bekasi Lemah, Banyak Proyek Infrastruktur yang Dikerjakan Asal-asalan

Kondisi jalan beton di Pasar Seroja, KOta Bekasi (dok. KM)
Kondisi jalan beton di Pasar Seroja, Kota Bekasi (dok. KM)

BEKASI (KM) – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi dianggap tidak tegas dalam menindak kontraktor yang melaksanakan proyek betonisasi jalan di Pasar Seroja, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, lantaran hingga saat ini retak-retak di jalan tersebut belum ditangani secara serius.

Pihak Dinas pun terkesan santai menyikapi hasil pembangunan jalan yang tidak maksimal itu. Sedangkan pejabat pembuat komitmen (PPK) Widayat Subroto tidak merespon permintaan keterangan oleh KM setelah sebelumnya berjanji akan mengecek ke lapangan.

Terpisah, ketua Komunitas Peduli Bekasi (KPB), Yanto, saat dimintai tanggapan oleh KM Kamis 4/7, menyatakan bahwa sistem pengawan DBMSDA Kota Bekasi memang lemah.

“Salah satu penyebabnya adalah sistem pengawasan dari pihak Dinas yang sangat lemah, ditambah tidak ada sikap tegas terhadap pelaksana yang nakal. Oleh sebab itu, saya berharap DBMSDA Kota Bekasi segera turun langsung ke lapangan, untuk meninjau hasil pembangunan yang dilakukan oleh Kontraktor tersebut,” beber Yanto.

“Pihak dinas jangan diam saja, tapi harus melakukan tindakan tegas kepada kontraktor, bila perlu blacklist perusahaan dan kontraktornya, supaya ada efek jera bagi kontraktor yang lain. Harus ada sanksi tegas karena kelakuan ini dilakukan berulang kali dari tahun ke tahun, akibatnya banyak proyek pembangunan yang kurang maksimal dari segi mutu maupun kualitasnya,” imbuhnya.

Yanto pun menegaskan, aparat terkait, baik inspektorat maupun BPK bisa bertindak tegas untuk memeriksa proyek yang ada di Kota Bekasi. “Agar di setiap pekerjaan yang dikerjakan pihak kontraktor tidak asal-asalan,” pungkasnya.

Reporter: Den
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*