Perkenalkan Olahraga “Woodball”, Korem Wijayakusuma Gelar Pertandingan Unsur Pimpinan

woodball korem wk

BANYUMAS (KM) – Perkembangan olahraga semakin hari dapat dikatakan semakin berkembang, hal itu terlihat dari kemunculan beberapa jenis olahraga baru, salah satunya woodball. Olahraga dari Taiwan itu kini terus berkembang di Indonesia, karena semakin banyak yang menggemari.

Woodball merupakan olahraga yang permainannya hampir mirip olahraga golf atau croquet, namun berbeda alat kelengkapannya. Olahraga ini dimainkan menggunakan tongkat seperti martil besar dan bola yang terbuat dari kayu. Targetnya, ada sebuah gawang kecil yang di tengahnya terdapat kayu sebagai penjaga gawangnya.

Permainan ini tidak memerlukan tempat khusus, tempat dan lokasinya dapat di mana saja seperti di lapangan sepak bola atau tempat yang cukup luas lainnya. Permainannya biasanya terdiri atas 12 lintasan atau fairway dan setiap lintasannya berukuran lebar kurang lebih dua meter dengan panjang lintasan bebas.

Adapun bentuk lapangan atau jalur lintasan dapat seperti huruf abjad alphabet, namun tidak semua huruf bisa seperti huruf X dan Y. Tiap pemain harus menyelesaikan 24 fairway dan pemain yang nilai pukulannya paling kecil adalah pemenangnya.

Olahraga ini dapat dilakukan secara perseorangan, dobel, beregu, ataupun campuran. Guna memasyarakatkan woodball dan mengolahragakan woodball kepada masyarakat maupun personel, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana mengawali kegiatan satuan usai melaksanakan libur lebaran memimpin olahraga bersama dengan menggelar pertandingan woodball unsur pimpinan Makorem dan Balak Aju Kodam Diponegoro, Jumat 14/6 di Makorem Wijayakusuma Jalan Gatot Subroto No. 1 Sokaraja, Banyumas.

Pertandingan woodball unsur pimpinan tersebut diikuti Danrem, Kasrem dan para Kasirem 071/Wk, para Dan/Ka Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma serta Perwira Menengah baik Makorem maupun Balak Aju.

Danrem Dani Wardhana mengatakan, olahraga ini “sangat menarik” dan perlakuannya hampir sama seperti permainan bola lain yang menggunakan bola karet. Namun dalam woodball diperlukan konsentrasi dan strategi agar dapat melakukan tembakan yang tepat ke gawang.

“Kita mencoba olahraga ini, di samping untuk berolahraga juga sebagai sarana permainan yang menyehatkan. Selain itu, sebagai sarana kita refreshing bersama menikmati udara segar di sekitar, walaupun hanya dilakukan sebatas lingkungan tempat kerja/kantor dan lingkungan rumah,” kata Dani.

“Kita lakukan ini untuk kita perkenalkan kepada anggota sebagai sarana di samping berolahraga juga sebagai permainan dalam rangka memupuk, dan meningkatkan serta mempererat soliditas satuan, kebersamaan, guyub, kompak yang pada akhirnya mampu membina, dan menjaga soliditas dan solidaritas satuan Korem 071/Wijayakusuma,” ungkapnya.

Reporter: evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*