Asosiasi Pemuda Meepago: Ketua DPRP Orang Asli Papua Harga Mati

Mando Mote, Ketua Asosiasi Pemuda Meepago (dok. KM)
Mando Mote, Ketua Asosiasi Pemuda Meepago (dok. KM)

JAYAPURA (KM) – Asosiasi Pemuda Meepago menegaskan bahwa Ketua DPR Papua haruslah orang asli Papua, dan ini adalah “harga mati”. Adapun orang asli Papua berasal dari rumpun ras Melanesia.

Ketua Asosiasi Pemuda Meepago, Mando Mote kepada KM Selasa 18/6 lalu mengatakan, berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang otonomi khusus Papua, di dalamnya yang menjadi roh adalah ada tiga hal yakni keberpihakan, perlindungan, dan pemberdayaan orang asli Papua.

Statement kami merupakan turunan dari amanat otsus Papua bahwa orang asli Papua harus tuan di atas negeri Papua. Dari jumlah suara di Partai Nasdem ada beberapa orang yang layak menjadi Ketua DPRP yakni Laurenzius Kadepa dan Jhony Banua Rouw,” terang Mando.

“Dilihat dari unsur keaslian orang asli Papua, Jhony Banua Rouw bukan orang asli Papua sebab beliau peranakan, sedangkan Laurenzius Kadepa merupakan orang asli Papua,” lanjutnya.

“Maka, LK layak menjadi Ketua DPRP. Sehingga dari pertimbangan keaslian Papua ini, Partai Nasdem mulai dari DPW Provinsi hingga DPP Partai Nasdem harus diperhatikan. Nasdem harus hargai kelayakan figur berdasarkan prestasi maupun pemenuhan hak konstitusi dari UU Otsus Papua serta harapan Asosiasi Pemuda Meepago sebagai pendukung dan pemberi suara ke Nasdem,” tembahnya.

Hal senada diungkapkan oleh ketua Komunitas Pemuda Independen Paniai, Abia Gobai. “Saya sebagai ketua KPIP mendukung ketua DPR Papua harga mati orang asli Papua,” ujarnya.

Advertisement

“Jadi yang penentu harus memberi kesempatan kepada orang asli Papua untuk duduk di parlemen Papua untuk mewujudkan otonomi khusus yang bernilai. Hargailah saya dengan segala upaya yang mendatangkan otsus di tanah Papua. Ketua Parlemen Papua harus kita kuasai mulai dari pusat hingga daerah,” papar Abia.

Sementara itu, tokoh pemuda Nabire, Nomen Douw mengatakan, “seluruh orang asli Papua” hari ini merindukan sosok LK yang “berani dan punya visi” untuk orang asli Papua, harus menjadi kaki dan tangannya rakyat Papua, duduk sebagai ketua DPR Papua.

“Saya minta kepada pihak yang berwenang supaya menghargai regulasi UU 21 Tahun 2001 tentang otonomi khusus yang sudah jelas diatur. Jangan tambah personal di atas personal yang telah ada. Kita semua yang hidup di atas tanah Papua ingin Papua tetap damai,” ujar Nomen.

Mantan Badan Eksekutif Mahasiswa BEM Uncen Paskalis Boma juga menegaskan dukungan pihaknya bagi politisi Nasdem itu untuk menjadi ketua DPRP. “Bukan tentang jabatan, bukan tentang nama besar, bukan tentang harta kekayaan. Namun karena rasa kecintaannya yang tulus dalam diri seorang Laurenzus Kadepa terhadap manusia dan alam Papua ia rela pasang badan, bahkan nyawapun sudah ia pertaruhkan untuk orang asli Papua,” tegasnya.

Reporter: Ernest A Gobay
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. Kami dari solidaritas mahasiswa meepago papua papua,Laurensius Kadepa harus menjadi ketua DPRP masa priode 2019-2024

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: