Penggorengan Pasir Timah di Bukit Intan Diduga tidak Kantongi Izin LH

Pekerja sedang sibuk melakukan aktifitas menggoreng pasir timah di Pangkalpinang (dok. KM)
Pekerja sedang sibuk melakukan aktifitas menggoreng pasir timah di Pangkalpinang (dok. KM)

PANGKALPINANG (KM) – Fasilitas penggorengan pasir timah yang berada tidak jauh dari wilayah Pemerintah Kota Pangkalpinang, tepatnya di Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Provinsi Babel, milik Atian diduga kuat tidak mengantongi izin lingkungan sesuai dengan peraturan UU Nomor 32 Tahun 2009, tentang perlindungan dan pengolahan lingkungan hidup.

Pantauan KM di lokasi pada Selasa 14/5, tampak beberapa pekerja sedang sibuk menggoreng biji pasir timah di dalam sebuah gudang yang tertutup rapat. Lokasi gudang tersebut tidak jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu, Atian, pemilik dari penggorengan pasir timah, ketika dimintai keterangan oleh wartawan menerangkan ahwa izin usaha penggorengan pasir timah miliknya, baik itu izin penampungan dan pengolahan, dikeluarkan oleh PT. Timah.

“Izin yang kami kantongi saat ini ada namun itu izin penampungan dan pengolahan, karena kita kan mengelola sisa hasil produksi saja,” ungkap Atian.

Advertisement

Ketika ditanya KM mengenai izin penggorengan pasir timah dan izin lingkungan hidup, Atian mengakui bahwa dirinya, seperti yang lainnya, tidak mempunyai izin tersebut.

“Kalau untuk izin penggorengan tidak ada, semua kolektor yang ada di Bangka Belitung sama, boleh ditanyakan pada tempat penggorengan pasir timah yang lainnya, jika itu memang ada, saya berhenti mengelola pasir timah ini,” kata Atian.

Selanjutnya, saat ditanya masalah asal usul biji timah yang dikelolanya saat ini, Atian mengatakan bahwa semuanya berasal dari tambang inkonvensional (TI) di kawasan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

“Kalau barang pasir timah yang kita goreng sekarang ini, yaitu hasil tambang inkonvensional yang berasal dari Kabupaten Bangka Selatan, Toboali, ” tambah Atian.

Reporter: Herdianto, Robi Karnito
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: