“Sedulur Kebumen” Bedah Rumah Nenek Tua Sebatang Kara

Komunitas Sedulur Kebumen, jajaran Kodim 0709 Kebumen, jajaran Polres Kebumen, Forkopimda dan warga setempat pada penyerahan kunci bedah rumah ke- 11 rumah Simbah Sutinah di Alian Kebumen, 4/4/2019.
Komunitas Sedulur Kebumen, jajaran Kodim 0709 Kebumen, jajaran Polres Kebumen, Forkopimda dan warga setempat pada penyerahan kunci bedah rumah ke- 11 rumah Simbah Sutinah di Alian Kebumen, 4/4/2019.

KEBUMEN (KM) – Kunci bedah rumah ke-11 yang dilakukan oleh Komunitas Sedulur Kebumen diberikan kepada Simbah (nenek) Satinah (79) yang tinggal di Desa Kaliputih RT. 001 RW. 002 Alian, Kebumen, pada hari Kamis, 4/4 lalu.

Dengan menempati rumah yang layak, simbah diharapkan bisa menikmati hari tuanya dengan tenang. Simbah Satinah adalah salah satu warga Alian yang tidak mendapatkan bantuan RTLH dari pemerintah, meskipun mempunyai KTP dan memenuhi persyaratan lainnya. Sementara kehidupan Satinah terus berlangsung dan tidak mungkin menunggu tahun depannya lagi untuk menerima bantuan perbaikan tempat tinggal layak huni.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf. Zamril Philiang turut mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar komunitas Sedulur Kebumen, Pemda Kabupaten Kebumen, Bupati Kebumen, para donatur dan semua yang ikut berkontribusi pada pelaksanaan bedah yang ke-11 ini.

“Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah untuk setiap desa jatahnya tidak sama sehingga tidak menutup kemungkinan antara kuota RTLH dari pemerintah dan jumlah masyarakat yang membutuhkan sangat tidak sesuai,” katanya.

“Karena tempat tinggal Bu Satinah saat ini tidak layak huni maka dari Sedulur Kebumen memutuskan untuk membedah rumahnya supaya lebih layak karena kehidupannya sangat memprihatikan,” lanjutnya.

Pihak Sedulur Kebumen mengaku tidak ada kriteria bagi warga untuk bisa dibedah rumahnya, dan mereka membantu siapapun warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan tidak mendapatkan program RTLH dari pemerintah.

Sedulur Kebumen juga menggandeng PLN, dimana setiap rumah yang dibedah akan diberikan bantuan pemasangan gratis dari PLN sendiri yang menjalankan program khusus untuk masyarakat yang tidak mampu.

Perwakilan dari Sedulur Kebumen, Sugeng Budiawan, mengatakan kalau mbah Satinah ini tadinya tinggal di rumah yang berukuran 3 X 5 meter, berlantai tanah dengan dinding yang sudah bolong-bolong.

“Setelah disurvei bersama dengan Forkopimda 5/3/2019 dan dinyatakan layak untuk dibedah dan selanjutnya mengajak kepada semua anggota Sedulur Kebumen untuk membuka donasi atau dompet kemanusiaan. Kami ucapkan terima kasih untuk semua donatur dan semua anggota Sedulur Kebumen, hanya Tuhan yang tahu kebaikan donatur dan hanya Tuhan yang akan membalas kebaikannya,” katanya.

“Kita bisa tidur enak, makan enak, rumah tidak bocor, kita eling (ingat) saudara kita karena masih banyak saudara di sekitar kita yang butuh uluran tangan dan bantuan kita dengan harapan agar di Kebumen tercinta ini perlahan-lahan masyarakatnya bisa tinggal dan menempati rumah layak huni semua,” harapnya.

Salah satu pelaksana bedah rumah, Bambang, mengatakan kendala kali ini yaitu hujan. “Kalau sore hujan sehingga pelaksanaannya bisa selesai lebih dari 12 hari dengan dibantu oleh beberapa anggota TNI, Polri, Banser NU, PMI dan masyarakat sekitar,” katanya.

Mbah Satinah dengan mata yang berkaca-kaca mengucapkan banyak terima kasih. “Untuk semua Sedulur Kebumen dan Pemerintahan Kebumen yang sudah membangun rumah dan mengisi perabotan rumah tangga saya mengucapkan terima kasih,” katanya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*