Presiden Kecam Keras Serangan Teror di Sri Lanka yang Tewaskan 290 Warga

(dok. Setpres)
(dok. Setpres)

JAKARTA (KM) – Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras aksi teror bom yang menerjang sejumlah tempat di Sri Lanka pada Minggu pagi 21 April 2019.

Kecaman tersebut disampaikan Presiden Jokowi di akun Twitternya pada Minggu, 21 April 2019, sekira pukul 21.33 WIB.

“Indonesia mengecam keras serangan bom di beberapa tempat di Sri Lanka, hari ini,” tulisnya.

Bersamaan dengan cuitan itu, dirinya menyampaikan duka cita mendalam kepada Pemerintah Sri Lanka dan seluruh keluarga korban, sekaligus mendoakan kesembuhan bagi para korban yang mengalami luka-luka.

“Atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada Pemerintah Sri Lanka dan seluruh keluarga korban. Semoga korban yang luka-luka dapat segera pulih,” imbuhnya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kolombo, Sri Lanka, hingga saat ini secara intensif terus memantau perkembangan situasi dan telah berkoordinasi dengan otoritas keamanan, rumah sakit, hingga Perhimpunan Warga Negara Indonesia (WNI) di Sri Lanka dan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Pemerintah mengimbau kepada WNI yang berada di Sri Lanka untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Sebelumnya, serangkaian bom yang menarget 3 gereja, 4 hotel dan sebuah kompleks apartemen di kota Kolombo menewaskan sedikitnya 290 jiwa dan melukai ratusan lainnya pada hari Minggu 21/4 saat warga Kristen sedang merayakan Paskah.

Menurut media lokal, aparat setempat telah mengamankan 24 orang terkait serangan teror ini, namun belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab. Adapun kabar yang disampaikan beberapa pejabat setempat adalah bahwa para pelaku terkait dengan kelompok “ekstremis jihadis” yang disokong oleh sebuah “jaringan internasional”.

Reporter: Red
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*