PDAM Bangka Mengaku “Risih dan Terganggu” Dengan Aktivitas Tambang dekat Kolong PDAM Merawang

Direktur PDAM Sungailiat, Kabupaten Bangka, Suhendra (dok. KM)
Direktur PDAM Sungailiat, Kabupaten Bangka, Suhendra (dok. KM)

BANGKA (KM) – Direktur PDAM Tirta Bangka, Suhendra, merasa “risih dan terganggu” dengan adanya aktivitas pertambangan pasir timah di sekitar kawasan kolong air baku PDAM Merawang.

Saat ditemui KM di ruang kerjanya pagi ini 1/4, Suhendra mengungkapkan bahwa air baku di kolong PDAM Merawang tersebut sudah pernah tercemar oleh pembuangan limbah hasil pertambangan pasir timah.

“Dulunya di daerah sekitaran air baku kolong PDAM Merawang, pernah mencemari air baku di situ yang diakibatkan dari pembuangan limbah pertambangan pasir timah yang beroperasi,” ungkap Suhendra kepada KM.

Selanjutnya Suhendra mengakui, secara analisa tidak menutup kemungkinan lama-lama air baku PDAM di Merawang akan mengalami penyusutan dan tentu akan membuat rugi pihak PDAM.

“Kalau keadaan di dekat sekitar dekat air baku Kolong Merawang sudah seperti ini, yang diakibatkan aktivitas pertambangan pasir timah, secara analisa saya meyakini air di kawasan itu akan mengalami penyusutan, dan PDAM pasti mengalami kerugiannya,” jelas Suhendra.

“Saya berharap sekali tidak adanya lagi aktivitas pertambangan pasir timah di sekitaran kolong itu, dan saya meminta tindakan tegas dari Pemerintah melalui Pol PP berserta penegak hukum lainnya, agar ada efek jeranya bagi para pelaku pemilk tambang itu,” harap Suhendra.

Reporter: Robi Karnito, Dedy Wahyudi
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.