Dankodiklat TNI AD Tegaskan Latihan Perang dan Bakti Sosial Tidak Ada Muatan Politik

Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto meninjau latihan menembak senjata Armed roket Astros dan menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI AD di Kebumen pada hari Senin 18/3/2019.
Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto meninjau latihan menembak senjata Armed roket Astros dan menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI AD di Kebumen pada hari Senin 18/3/2019.

KEBUMEN (KM) – Komandan Kodiklat TNI AD Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto meninjau latihan menembak senjata Armed roket Astros dan menghadiri kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Kodiklat TNI AD di Kebumen pada hari Senin 18/3/2019.

Dalam kesempatan tersebut Letjen Anto menegaskan bahwa bakti sosial tersebut tidak berbicara soal politik.

“Salah satu kegiatan adalah menembak dan kegiatan latihan perang yang terselenggara tidak lepas dari dukungan masyarakat. Dalam kegiatan bakti sosial ini juga tidak akan berbicara politik dan tidak ada unsur politik sehingga diharapkan kepada masyarakat serta semua pihak jangan pernah terlintas dalam benak bahwa kegiatan ini suatu pengerahan massa pada salah satu kelompok tertentu tapi murni untuk kegiatan sosial yang berharap dapat bermanfaat,” katanya.

Anto juga mengatakan bahwa para prajurit akan latihan menembak roket selama 2 hari kedepan.

“Mohon doa restu karena selama karena selama 2 hari kedepan akan dilaksanakan latihan menembak roket sebanyak 200 roket dan alat ini merupakan milik negara dibeli dengan uang rakyat dan tentunya berguna untuk rakyat serta memohon kepada seluruh undangan supaya sejenak berdoa kepada saudara-saudara kita di tanah air yang baru terkena musibah,” harapnya.

Bupati Kebumen Yazid Mahfud menyambut baik serta menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan TNI.

“Banyak hal yang telah diperbuat oleh Kodim 0709/ Kebumen dalam membantu masyrakat, diantaranya TMMD, serta yang terakhir adalah pembangunan tanggul yang jebol di Kabupaten Kebumen dengan waktu 1 minggu tanggul tersebut dibangun, tentu dengan kegigihan Dandim 0709/ Kebumen menurunkan pasukannya, Kapolres Kebumen, Pemda Kebumen bersama warga,” katanya.

Advertisement

“Masyarakat Kabupaten Kebumen khususnya Kecamatan Buluspesantren sangat menerima TNI, tidak pernah menolak TNI, karena TNI merupakan milik rakyat dan TNI berasal dari rakyat akan kembali ke rakyat,” lanjutnya.

Hal ini merupakan salah satu wujud karya nyata serta kepedulian TNI serta sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga melalui kegiatan ini masyarakat benar-benar merasakan arti penting keberadaan TNI.

“Terlebih lagi pengobatan massal tentunya sangat dinantikan masyarakat sebab ada kalanya dikarenakan banyaknya kebutuhan serta terbatasnya kemampuan ekonomi belum memeriksakan kesehatan,” pungkasnya.

Dankodiklat didampingi Forkopimpda Kabupaten Kebumen juga memberikan cenderamata kepada komunitas-komunitas 2×4/Off Road (IOF Pengcab Kebumen, Pengcap Purworejo, JKOne DIY, dan JKOne Yogyakarta), memberikan bakti sosial secara simbolis kepada warga masyarakat, mengecek stand pengobatan gratis/tempat pengambilan obat dan mengecek logistik bakti sosial.

Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang mengatakan kegiatan ini jarang terjadi.

“Bakti sosial pengobatan massal dan pembagian sembako untuk 550 orang yang berada di wilayah Urut Sewu dekat lapangan tembak TNI AD yang mencakup 3 kecamatan yakni Buluspesantren 200 orang, Ambal 200 orang dan Mirit 150 orang. Dan belum tentu 30 tahun sekali ada kegiatan yang bisa dihadiri 12 Jendral Bintang 3 sampai Jendral Bintang 1,” tambahnya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: