KONI Kebumen Putuskan Tidak Ada Bonus Juara PORPROV 2018

Rapat KONI Kebumen yang yang berlangsung di Karanganyar, Kebumen, Sabtu 9/2/2019 (dok. KM)
Rapat KONI Kebumen yang yang berlangsung di Karanganyar, Kebumen, Sabtu 9/2/2019 (dok. KM)

KEBUMEN (KM) – KONI Kebumen menggelar rapat anggota di Hotel Candisari, Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Sabtu 9/2 lalu dengan agenda “menghasilkan program yang produktif” yang diharapkan mampu meningkatkan prestasi di tingkat Provinsi, yang dinilai mengecewakan pada PORPROV lalu.

Ketua KONI Kebumen Sri Hartanto mengatakan pihaknya akan membangkitkan lagi olah raga di tahun 2019 ini.

“Untuk semua cabang olahraga supaya bisa mengikuti program kerja KONI yang nanti akan disiapkan dan pengurus cabang olahraga supaya lebih baik lagi dalam meningkatkan prestasi,” katanya.

“Hasil PORPROV kemarin tidak membanggakan karena untuk Kebumen hanya bisa menduduki peringkat 35 di Jateng,” lanjutnya.

Ketua KONI mengharapkan tahun 2019 ini cabang olahraga bisa menyelenggarakan sesering mungkin kompetisi tingkat kabupaten dengan dana pembinaan yang ada.

Adapun dana hibah KONI dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2019 adalah sebesar Rp1.350.000.000.

Sedangkan untuk KONI Kebumen sendiri hanya mengelola sekitar 345 juta karena yang lainnya akan diberikan langsung kepada semua cabang olah raga untuk pembinaan para atlit.

“Diharapkan untuk semua cabang olahraga bisa lolos di prakualifikasi di tingkat PORPROV untuk tahun 2019 ini,” harapnya.

Dalam rapat tersebut Bupati Kebumen Yazid Mahfudz melalui
Staf Ahli Bupati Ageng Sulistyohandoko mengatakan, untuk membina atlit tidak hanya semata-mata hanya teknis dan anggarannya saja, tapi juga manajemen administrasi.

Advertisement

“Lakukan evaluasi atas kinerja dan pencapaian tahun yang lalu serta menyusun program dan rencana kegiatan agar dapat menggali dan memunculkan program yang tepat, aspiratif serta aplikatif sesuai dengan peran KONI,” lanjutnya.

Ageng juga memberikan usulan kepada Kadisporawisata bahwa KONI Kebumen harus mengadakan pertemuan non formal dengan pemerintah, legislatif, penggiat olahraga, para pengusaha dan perusahaan yang peduli dengan olahraga.

Sementara Kadisporawisata Kebumen Azam Fatoni berharap KONI Kebumen bisa memberikan suatu kebanggaan bagi Kebumen dengan prestasi yang meningkat.

“Salah satu caranya dengan menata manajemen, baik manajemen administrasi maupun manajemen keatlitannya. Harus berubah total agar berprestasi,” tegasnya.

Menyinggung masalah bonus yang selalu ramai diperbincangkan, Kadisporawisata Azam Fatoni menegaskan kembali kalau bonus itu tidak ada.

“Karena bonus tidak bisa dianggarkan dari anggaran daerah (APBD). Adapun yang bisa dianggarkan dan diberikan yaitu anggaran tali asih,” katanya.

“Bonus bisa didapatkan dari pihak swasta atau sponsor sedangkan untuk Kabupaten Kebumen sendiri tidak seperti kota-kota besar lainnya yang banyak kawasan industri dan banyak pengusaha dari luar sedangkan untuk Kebumen sendiri hanya ada pengusaha lokal,” tegasnya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: