BARJAB Targetkan Minimal 55% Suara Untuk Jokowi-Amin di Wilayah Dapil VI Kabupaten Bogor

Pengukuhan Koordinator Kecamatan dan Desa Barjab Dapil VI Kabupaten Bogor, Sabtu 9/2/2019 (dok. KM)
Pengukuhan Koordinator Kecamatan dan Desa Barjab Dapil VI Kabupaten Bogor, Sabtu 9/2/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Baraya Jokowi – Maaruf Amin Bogor (Barjab) kembali melaksanakan pengukuhan koordinator kecamatan dan koordinator desa di Daerah Pemilihan (Dapil) VI, di Lapangan Futsal H. Soma Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Sabtu 9/2.

Pengukuhan koordinator Kecamatan Kemang, Gunung Sindur, Bojong Gede, Tajur Halang, Ciseeng, Rancabungur dan Parung beserta Koordinator Desa menargetkan perolehan suara bagi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih sedikitnya 55 persen suara di wilayahnya.

“Nantinya mereka korcam dan kordes ini sebagai relawan Barjab, akan melakukam sosialisasi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor,” ungkap Ketua Barjab Bogor Irfan Drajat kepada wartawan.

“Figur Jokowi sendiri, merupakan masyarakat biasa, dan bukan anak pejabat maupun pengusaha, artinya, Jokowi sendiri dipercaya oleh masyarakat untuk membangun negeri ini.”

“Prestasinya sudah jelas, mulai dari Walikota Solo, memimpin DKI Jakarta menjadi Gubernur DKI, dan Presiden RI,” tutur Irfan.

Sementara Dewan Penasehat Barjab Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa Jokowi sendiri memberikan salam kepada ratusan relawan di Dapil VI. “Salam hormat dan salam sayang dari Jokowi,” ungkap Bahlil.

Kata Bahlil, saat ini hasil survei nasional, paslon nomor urut 01 itu lebih unggul dibandingkan lawan politiknya. “Jokowi hampir 5 tahun, sudah banyak membangun dari Aceh sampai Papua, dan membangun bangsa bukan hanya di beberapa daerah, tapi di seluruh daerah di Indonesia,” tambahnya.

“Ya hanya Jokowi, yang memberikan Dana Desa, dan Presiden dari kampung, yang sangat mementingkan masyarakat kampung. Dan sudah membantu dengan mengratiskan sertifikat, serta membangun infrastruktur,” terang Bahlil.

Isu yang berkembang, lanjut Bahlil, bahwa Jokowi bukan muslim, itu semua hoax. “Jokowi adalah muslim, dan informasi yang hoax itu semuanya tidak benar.”

“Keluarga Jokowi semua masyarakat biasa, dan tidak ada yang meminta untuk menjadi pejabat, karena Jokowi sendiri, merupakan masyatakat biasa,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*