Tokoh Muda Langgam Kritik Kunjungan Menko Maritim ke Pemkab Pelalawan

Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan (dok. KM)
Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan (dok. KM)

PELALAWAN, RIAU (KM) – Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan kedatangan tamu dari pemerintah pusat yakni Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, yang diagendakan besok, Rabu 16/1. Kunjungan tersebut dinilai akan menyedot uang kas daerah hingga miliaran rupiah, menurut H. M. Rojuli, tokoh muda Kecamatan Langgam, Senin 14/1 di Pangkalan Kerinci.

“Lantas apakah manfaatnya bagi daerah?” ujar Rojuli.

“Sebelumnya, tahun 2018, Puan Maharani sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia [berkunjung], tidak ada memberikan dampak bagi daerah,” terangnya.

“Bahkan kedatangan anak Megawati ini juga menghabiskan dana miliaran rupiah. Lalu apa manfaatnya bagi negeri ini setelah dia pergi dari Pelalawan?” tambahnya.

“Belum jeda kedatangan Puan Maharani, kini pemerintah daerah dan masyarakat Pelalawan kembali disebutkan akan kedatangan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Lantas dengan kedatangan Menteri ini apakah juga akan menghabiskan anggaran cukup besar? Sementara kondisi keuangan daerah katanya sedang rasionalisasi! Pembangunan untuk masyarakat saja banyak yang tak berjalan sesuai harapan karena keuangan daerah minus,” sambungnya.

Advertisement

Menko Kemaritiman mengkoorninir beberapa kementerian, yakni Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan, Kementrian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian  Pariwisata.

“Dari keempat kementerian itu apa yang layak dan patut bagi Menko ini dikembangkan dan dibantu di Kabupaten Pelalawan? Bidang pariwisata, perikanan atau semua bagian itu? Atau hanya sekedar kunjungan karena agenda politik Capres dan Wapres saja. Kita lihat saja setelah kunjungan ini ada tidaknya manfaat kedatangan tamu ini,” pungkasnya.

Reporter: Dien Puga
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: