Kadinsos Kota Bogor: “Saya Tidak Pernah Menyebut Terminal Baranangsiang Sarang Preman!”

Aksi unjuk rasa ratusan aktivis dari Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) yang memprotes ungkapan Kadinsos Kota Bogor bahwa Terminal Baranangsiang sarang preman (dok. KM)
Aksi unjuk rasa ratusan aktivis dari Komunitas Pengurus Terminal Baranangsiang (KPTB) yang memprotes ungkapan Kadinsos Kota Bogor bahwa Terminal Baranangsiang sarang preman, Selasa 15/1/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Bogor Azrin Syamsudin menyanggah ungkapannya yang beredar di media massa dan online yang menyatakan bahwa dirinya pernah menyebut bahwa Terminal Baranangsiang merupakan “sarang preman”.

“Saya tidak pernah mengungkapkan ataupun menyebutkan Terminal Baranangsiang sarang preman, adapun yang saya ungkapkan adalah penyandang masalah kesejahteraan sosial,” ungkap Azrin kepada awak media usai menjelaskan kepada massa unjuk rasa di Balaikota Bogor, Selasa 15/1.

“Penyandang masalah kesejahteraan sosial itu termasuk anak jalanan, gelandangan, gepeng, pengemis dan orang terlantar. Saya tidak menyebutkan sarang preman,” tambah Azrin.

Advertisement

Azrin menuturkan, “tidak ada dalam Undang-undang, Peraturan Daerah (Perda) bahasa preman. Yang jelas saya tidak pernah mengatakan sarang preman,” tegas Azrin.

“Saya sudah komplain kepada wartawan soal tulisan tersebut, tapi saya tidak mau berpolemik. Yang jelas tidak pernah saya mengatakan hal tersebut, silakan dicek rekaman wawancaranya,” lanjutnya.

” Tidak benar saya mengatakan sarang preman di Terminal Baranangsiang, saya juga sudah menyampaikan kepada wartawannya kenapa yang muncul dalam berita sarang preman?” tutup Azrin.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: