Proyek Pembangunan Sanitasi di Desa Barengkok Tanpa Plang Proyek, Terindikasi Langgar UU KIP

Proyek pipa sanitasi di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor (dok. KM)
Proyek pipa sanitasi di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pembangunan infrastruktur fisik di era reformasi dan otonomi daerah dewasa ini mensyaratkan adanya feedback atau umpan balik dari semua elemen masyarakat yang ada untuk mengontrolnya. Bagaimana tidak, reformasi dan desentralisasi dibuat berdasarkan harapan untuk mengurangi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Namun hal tersebut absen dari proyek pembangunan sanitasi di Desa Barengkok, Kabupaten Bogor, yang hingga kini tidak ada papan proyek yang terpampang di lokasi.

Proyek sanitasi air bersih di Desa Barengkok itu pun tidak dijelaskan sumbernya dari mana dan hanya sebatas melaksanakan pembangunan. “Dan dalam pelaksanaannya di wilayah Kampung Pasir RT 03 RW 09 tidak ada sosialisasi kepada masyarakat sekitar, ini sudah jelas mengundang pertanyaan besar,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan namanya disebut.

Dia menjelaskan, sampai dipasangnya pipa saluran air masih saja tidak adanya papan projek tersebut dan juga para pelaksana terkesan menutup-nutupi projek tersebut. “Yang ada saling lempar untuk dimintai informasi, adapun pelaksanaan adalah Peri, Sekretaris Desa, dan Dede Rusamana dan Ketua BPD Tisna,” ujarnya.

Advertisement

Kondisi tersebut terindikasi melanggar UU No. 14 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain UU KIP, ada beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi pelaksanaan program pemerintah. Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung (“Permen PU 29/2006”) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan (Permen PU 12/2014).

Adapun secara teknis, aturan tentang pemasangan papan pengumuman proyek biasanya diatur lebih detail oleh masing-masing provinsi. Jika di lapangan terdapat sebuah proyek yang tidak menyertakan papan pengumuman proyek, seringkali dicurigai proyek tersebut tidak dilaksanakan sesuai prosedur sejak awal alias siluman.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: