Penyaluran Dana Desa Janggal, Warga Pabangbon Leuwiliang Curigai Penyimpangan

Pembangunan jalan lingkungan di Desa Pabangbon, Leuwiliang, dilaksanakan dengan swadaya warga (dok. KM)
Pembangunan jalan lingkungan di Desa Pabangbon, Leuwiliang, dilaksanakan dengan swadaya warga (dok. KM)

BOGOR (KM) – Anggaran dana desa (DD) dari pemerintah pusat diharapkan dapat menjadi modal bagi setiap desa untuk membangun infrastruktur, namun hal ini berbeda dengan yang dialami Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Pasalnya, anggaran DD tahap ke-II sebesar Rp 474.075.310 berbanding terbalik dengan kenyataan.

Hal ini tertuang dalam penyataan warga yang diperlihatkan kepada KM kemarin 2/11.

Surat pernyataan dari warga Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, yang mengklaim pihak Pemdes hanya berikan bantuan semen untuk proyek jalan lingkungan (dok. KM)

Surat pernyataan dari warga Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, yang mengklaim pihak Pemdes hanya berikan bantuan semen untuk proyek jalan lingkungan (dok. KM)

Kami warga RT02 RW03 Kampung Pasir Pogor, Desa Pabangbon, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kami telah mendapatkan untuk pembuatan jalan lingkungan di daerah kami yang harus kerjakan antara lain sebagai berikut:

1.Gang tangkil panjang 299 meter dua cabang dengan ukuran lebar 80cm, tebal 8cm.
2.Gang manggis panjang 160 meter dua cabang dengan ukuran lebar 80cm, tebal 8cm.
3.Gang adih panjang 120 meter dua cabang dengan ukuran 80cm, tebal 8cm.
4.Gang samid panjang 80 meter dengan ukuran lebar 80cm, tebal 8cm
5.Gang endi panjang 11 meter dengan ukuran lebar 8cm, tebal 8cm.

Jumlah keseluruhan yang kami kerjakan sebanyak 710 meter dan ini kami kerjakan dengan bergotong royong sebanyak 43 orang selama 14 hari. Untuk pekerjaan jalan lingkungan tersebut kami hanya mendapatkan dari desa Pabangbon semen sebanyak 350 sak merek Cap Gajah, Garuda dan Merah Putih.

Dan untuk batu dan pasir dibebankan kepada warga karena dari desa tidak menyediakan.
Untuk masalah upah juga kami tidak menerima satu sen pun, dan kami mulai bekerja dari 16 – 29 September 2018.
Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenar – benarnya tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun juga.

Hal yang sama juga dialami di Kampung Cilanglubang RT01 RW03 Desa Pabangbon. “Sebagai ketua RT saya menerima semen sebanyak 175 sak dan untuk batu dan pasir kami disuruh sediakan sendiri dengan panjang 350 meter lebar 70cm tebal 6cm. Kami dianjurkan membuat jalan lingkungan tersebut dengan panjang 350 meter lebar 80cm ketebalan 8cm tapi kami tidak berdaya untuk membuatnya, karena kami hanya mendapatkan semen saja,” terang ketua RT 01 yang enggan disebutkan namanya.

Sementara Kepala Desa Pabangbon Iik Kusmana saat dihubungi melalui pesan singkat tidak merespon. Menurut keterangan warga, praktek pihak Pemdes yang hanya memberikan semen kepada warga ternyata sudah berlangsung dari tahun 2015.

Reporter : Deva
Editor : HJA

Komentar Facebook

1 Trackback / Pingback

  1. MPB Akan Kawal Kasus ugaan Penyimpangan DD di Desa Pabangbon Leuwiliang “Sampai Tuntas” – KUPAS MERDEKA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*