7 Anggota Sindikat Hipnotis Dibekuk Polres Jembrana

Jumpa Pers penangkapan 7 tersangka hipnotis dan barang bukti di Polres Jembrana, Bali, 29/10/2018 (dok. KM)
Jumpa Pers penangkapan 7 tersangka hipnotis dan barang bukti di Polres Jembrana, Bali, 29/10/2018 (dok. KM)

BALI (KM) – Jajaran Polres Jembrana Bali Senin 29/10 berhasil melakukan penangkapan terhadap 7 tersangka gendam atau hipnotis dari berbagai ras dan agama yang beroperasi di berbagai tempat.

Dari rilis yang diterima KM atas dasar laporan polisi nomor LP/223/X/2018/Bali/Res Jbr tanggal 25 Oktober 2018, pada hari Kamis tanggal 25 Oktober 2018 sekira pukul 08.00 WITA, korban bernama Sulastri pergi ke Pasar Inpres Negara dan bertemu para tersangka yang berpura-pura mencari obat dan sekaligus menawarkan obat kepada korban hingga pada akhirnya korban bersedia menyerahkan total uang sejumlah 650 juta rupiah dan berbagai macam perhiasan kepada tersangka dengan alasan akan disembahyangi, jika tidak maka anak korban akan mengalami musibah/ mati mendadak.

Namun, ketika selesai disembahyangi, uang dan perhiasan milik korban sengaja diganti oleh para pelaku dengan mie instan dan gula pasir tanpa sepengetahuan korban hingga pada akhirnya korban menyadari bahwa telah ditipu setelah para tersangka meninggalkan korban.

Adapun nama tersangka adalah:
1. Maratus Shalikah alias Emma , Perempuan, Lahir di Banyuwangi 12 September 1979, Agama Islam, Pekerjaa Karyawan Swasta, Alamat Dsn. Pasembon, Ds. Sambirejo, Kec. Bangorejo, Kab. Banyuwangi – Jawa Timur.
2. Huang, Pingshui, Laki- laki, Alamat Fujian, Lahir 14 Juli 1981, nomor paspor E06641008, alamat paspor : FUJIAN RRC (WNA ).
3. Dewi Ilmi Hidayati, Perempuan, Lahir Purworejo 04 September 1980, islam, Wiraswasta, Alamat Kelurahan Polowangi, Kec. Pituruh, Kab. Purworejo- Jawa Tengah.
4. Chen, Chengchong, Laki- laki, FUJIAN 20 Oktober 1980, nomor paspor : E37509284, alamat paspor: FUJIAN RRC (WNA).
5. Mulyani alias Mul, Perempuan, Lahir Tanjung pinang 15 Januari 1985, Budha, IRT, alamat Jl. Brigjen Katamso, gang Meranti no. 51, Kel. Tanjung Unggat, Kec. Bukit Bestari, Kab. Kota Tanjung Pinang, Prov. KEPRI
6. Tjha Fen Kiat, Perempuan, Lahir Semperiuk B, 28 Januari 1991, Budha, Wiraswasta, alamat Cluster West Europe 011 no. 037, Kel. Ketapang, Kec. Cipondoh, Kab. Kota Tangerang, Prov. Banten.
7. Chen Ali, Laki- laki, Lahir Fujian 07 Nopember 1987, alamat FUJIAN RRC. (WNA) tanpa identitas.

Adapun barang yang berhasil diamankan:
1. Dari tersangka Maratus Shalikah alias Emma berupa 1 Unit Mobil TOYOTA RUSH nopol : W 1874 VJ, warna Putih tahun 2018, an. MUH. YUSUF, alamat Kaliampo, Rw 3/ Rt 11, ds. Kalipecabean, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo, JATIM, NOKA : MHKE8FB3JJK007252, NOSIN 2NRF694012, 1 (satu) buah kartu ATM BCA nomor 6019002640844868 ( Rp. 60.000.000,-), uang tunai Rp. 1.842.000,- ( satu juta delapan ratus empat puluh dua ribu rupiah) dan berbagai macam perhiasan Emas.

2. Dari tersangka Dewi Ilmi Hidayati berupa 1 Unit Mobiil TOYOTA RUSH nopol : AA 9023 JC, Warna Putih, tahun 2016, an. FAHMI CATUR ROHMAHYANTI, alamat Pandan rejo, RT 2/ RW 1, Kaligesing, Purworejo.JATENG, NOKA : MHFE2CK3JGK038347, NOSIN: 3SZDFX3839, uang tunai Rp. 10.000.000,-(sepuluh juta rupiah), 1 (satu) buah kartu ATM BCA 5221845016714271 (Rp. 50.000.000,-), 1 (satu) buah kartu ATM BRI 5260512000296234 (Rp.120.000.000,-).

Advertisement

3. Dari tsk Mulyani alias Mul berupa Uang Tunai Rp. 24.500.000 ( dua puluh empat juta limaratus ribu rupiah), 1 (satu) buah kartu ATM DEBIT DANAMON nomor 5577917006378217 (Rp. 70.000.000).
Berawal dari Laporan Polisi Nomor : LP/223/X/Bali/ Res Jbr, tanggal 25 Oktober 2018, Sat Reskrim Polres Jembrana Membentuk TIM A dan TIM B untuk melakukan penyelidikan di TKP dengan melakukan interogasi awal terhadap korban atas nama Sulastri dan melakukan pengecekan seluruh CCTV yang ada di Jalan Kota Negara, dan memperoleh petunjuk bahwa salah satu kendaraan yang digunakan oleh para pelaku yaitu Mobil Toyota Rush Warna putih nopol. W 1874 VJ.

Setelah dilakukan pengecekan mobil tersebut an. Muh. Yusuf dgn alamat, Dsn. Kaliampo, Ds. Kalicabean, Kec. Candi, Kab. Sidoarjo, Jatim, kemudian TIM A yang dipimpin oleh Kanit 1 Reskrim IPDA I Gede Alit Darmana, SH. bergerak ke Sidoarjo Jatim dan berhasil menemukan atas nama pemilik kendaraan Toyota Rush W 1874 VJ yaitu Muh. Yusuf dan diperoleh keterangan bahwa memang benar mobil W 1874 VJ dibeli atas namanya namun atas pesanan adik kandungnya yang bernama Maratus Shalikah alias Emma dengan alamat Dsn Pasembon, Ds, Sambirejo, Ds. Bangorejo, Kab. Banyuwangi Jatim.

Berdasarkan keterangan Muh. Yusuf, TIM A bergerak ke alamat Maratus Shalikah di Banyuwangi dan bertemu dengan orang tua/bapak kandung Maratus Shalikah atas nama Ngadino dan memberikan keterangan bahwa Maratus Shalikah sedang ke Bali berangkat pada hari Sabtu 27/10/2018 dan membenarkan bahwa Maratus Shalikah memiliki 1 Unit Mobil Toyota Rush warna Putih yang digunakan ke Bali.

Berdasarkan keterangan tersebut, TIM B yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Yusak Agustinus Sooai, SIK melakukan penyelidikan keberadaan pelaku dan didapatkan informasi bahwa Maratus Shalikah menginap di Vila Taman Ujung, Karang Asem, Bali. Hingga pada hari Senin, 29 Oktober 2018, pukul 04.30 WITA, 7 orang pelaku dan barang bukti berhasil diamankan oleh TIM B yang kemudian dilakukan pengembangan.

Dari hasil interogasi diperoleh keterangan bahwa para tersangka mengakui telah melakukan aksinya di daerah lain yaitu di Jembrana 2 kali, di Denpasar 2 kali, lokasi pertama lupa dan tanggal 24 Oktober 2018 di toko emas SINAR MAS, Banyuwangi, 1 kali.

Dari hasil pengembangan tersebut berhasil diamankan beberapa barang bukti hasil kejahatan berupa 2 buah emas batangan seberat masing- masing 1 kg dan berbagai macam perhiasan emas dari beberapa TKP yang belum sempat terjual.

Selanjutnya para tersangka berikut barang buktinya diamankan di Sat Reskrim Polres Jembrana, Bali guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: