Pramugari Cantik Asal Kebumen Turut Jadi Korban Lion Air JT-610

Fina Damayanti Simarmata, pramugari asal Kebumen yang turut menjadi korban Lion Air JT-610 yang naas, Senin 29/10/2018 (istimewa)
Fina Damayanti Simarmata, pramugari asal Kebumen yang turut menjadi korban Lion Air JT-610 yang naas, Senin 29/10/2018 (istimewa)

KEBUMEN (KM) – Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin, 29/10 dengan membawa 181 penumpang dan 5 Flight Attendant (FA). Sebelum jatuh, pesawat sempat hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06.33 WIB.

Salah satu korbannya seorang putri Kebumen, Fita Damayanti Simarmata (22), yang bekerja sebagai pramugari pada penerbangan naas itu.

Fita merupakan putri pasangan Jarani Simarmata (47) dan M. Manik (53), pasangan asli Medan yang kini tinggal di Perumahan Bougenville, Bumirejo Kebumen. Fita merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.

Alumni SMA Negeri 1 Pejagoan tersebut telah bekerja di Lion Air sejak tiga tahun lalu. Sebelum bekerja di Lion Air, Fita berkuliah di jurusan pramugari di salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta.

Ayah korban, Jarani Simarmata, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi kabar anaknya sekira pukul 12.00 WIB. Pasca mendapatkan informasi pihaknya langsung memastikan kepada pihak Lion Air dan ternyata benar anaknya ikut bertugas.

“Ibu dan kakaknya sudah ke Jakarta. Harapannya Fita segera ketemu,” ungkapnya.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*