Hari Santri Nasional, Plt Bupati Purbalingga: “Santri Harus Jadi Teladan Umat, Tanggapi Gerakan Radikalisme”

Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga bersama dengan seluruh jajaran Forkompimda Purbalingga menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Purbalingga, Senin 22/10.
Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga bersama dengan seluruh jajaran Forkompimda Purbalingga menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Purbalingga, Senin 22/10.

PURBALINGGA (KM) – Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Kabupaten Purbalingga diwarnai upacara yang dilaksanakan di Alun-alun Purbalingga, Senin 22/10. Menurut rilis yang diterima kupasmerdeka.com dari Kodim 0702/Purbalingga, upacara tersebut diikuti oleh tamu undangan dari Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, jajaran TNI maupun POLRI se-Kabupaten Purbalingga, Pengurus FKUB, tokoh agama, ketua partai politik dan ormas pemuda dan para pelajar tingkat pertama dan atas maupun pondok pesantren yang ada di Kabupaten Purbalingga.

Plt. Bupati Purbalingga mengatakan hari santri diharapkan tidak hanya sekedar seremonial melainkan merupakan budaya yang ada di Kabupaten Purbalingga.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan dapat menanamkan rasa kecintaan dan kebanggaan kepada NKRI seiring dengan peran santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangya.

“Santri harus bisa mengikuti kekinian perkembangan zaman, dan santri harus menjadi teladan bagi umat. Hal ini tadi semua khittoh atau kembalinya semua berlandaskan agama. Intinya, berikan kebebasan mereka menegakkan aturannya, namun jangan sampai keluar dari garis yang sudah diajarkan agama,” tandas Plt Bupati.

Advertisement

“Menanggapi gerakan radikalisme, peran santri sebagai tauladan, jangan sampai santri keluar dari garis atau aturan yang telah diajarkan,” imbuhnya

“Dalam peringati hati santri, sebagai santri harus berprinsip jangan pernah berhenti belajar, harus kritis dan berani, tidak minderan juga jangan sampai lupa dengan guru-gurunya,” sambungnya.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Kodim 0702/Purbalingga Mayor Inf. Saeroji menjelaskan bahwa penetapan hari santri nasional tak lepas dari perjalanan sejarah bangsa ini. Kontribusi para santri untuk memperjuangkan kemerdekaan tidaklah sedikit. Maka wajar jika negara memberikan penghargaan kepada para santri yang turut memerdekaan bangsa Indonesia.

“Bagaimanapun Hari Santri, yang penting adalah esensinya, dan diharapkan agar santri kedepan mempunyai peran aktif dalam pembangunan negara,” pungkasnya.

Reporter: Marsono
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: