Pembangunan Gedung di STAIN Babel Abaikan K3

Para pekerja di proyek pembangunan  gedung terpadu Syaikh Abdurrahman Siddik di STAIN Babel tidak menggunakan alat pelindung diri (dok. KM)
Para pekerja di proyek pembangunan  gedung terpadu Syaikh Abdurrahman Siddik di STAIN Babel tidak menggunakan alat pelindung diri (dok. KM)

BANGKA (KM) – Pekerjaan pembangunan gedung terpadu Syaikh Abdurrahman Siddik di STAIN Babel, tepatnya di Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, yang dilaksanakan oleh PT Ardi Tekindo Perkasa diduga melanggar UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta UU No. 13 Tahun 2003.

Proyek pembangunan itu menelan dana sebesar Rp29.436.868.000 dengan sumber dana SBSN-DIPA IAIN BABEL TA.2018. Tampak di lokasi para pekerja tidak menggunakan kelengkapan alat pelindung diri (APD) saat bekerja seperti sepatu boot, helm dan lain-lainnya sesuai dengan standar K3.

Sementara itu KM mencoba meminta keterangan kepada PPK proyek tersebut, Zaki, melalui handphone pribadinya, ia tidak dapat dihubungi.

Papan plang proyek pembangunan gedung terpadu Abdurrahman Siddik STAIN Babel, Kabupaten Bangka (dok. KM)

Papan plang proyek pembangunan gedung terpadu Abdurrahman Siddik STAIN Babel, Kabupaten Bangka (dok. KM)

Menurut asisten umum dari PT Ardi Tekindo Perkasa, Aldi, pihaknya sudah menyiapkan kelengkapan APD, namun para pekerjanya yang enggan menggunakannya.

Advertisement

“Para pekerjalah yang tidak mau menggunakan APD, kami sudah meyiapkan alat K3 tersebut,” kilah Aldi.

Keterangan itu berbeda dengan pengakuan salah satu pekerja berinisial A. Ia mengaku sudah bekerja hampir 3 bulan di lokasi itu, tapi tidak pernah diberikan perlengkapan APD oleh perusahaan PT Ardi Tekindo Perkasa.

“Saya sudah hampir 3 bulan bekerja disini, sampai saat ini belum dikasih peralatan seperti helm, sepatu dan peralatan lainnya,” ungkapnya.

Reporter: Robi Karnito
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: