Bupati Purworejo: “Romansa Purworejo Expo 2018 Untuk Lokomotif Bisnis dan Pelestarian Budaya”

Bupati Purworejo, Agus Bastian memberikan sambutan dalam rangka pembukaan Romansa Purworejo Expo 2018 di kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo, 31/10/2018 (dok. KM)
Bupati Purworejo, Agus Bastian memberikan sambutan dalam rangka pembukaan Romansa Purworejo Expo 2018 di kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo, 31/10/2018 (dok. KM)

PURWOREJO (KM) – Dalam rangka memperingati hari jadi ke-1117, Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo menyelenggarakan “Romansa Purworejo Expo 2018” yang berlangsung tanggal 31 Oktober 2018 hingga 4 November 2018. Bupati Purworejo, Agus Bastian secara resmi membuka Romansa Purworejo Expo 2018 di kawasan Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu 31/10.

Dalam sambutannya, Agus Bastian mengatakan bahawa di era globalisasi ini kita menyadari persaingan dalam dunia usaha dan perubahan selera konsumen sangatlah cepat dan ketat sehingga menuntut semua pelaku ekonomi bekerja keras untuk menghadapi persaingan dan lebih jeli dalam melihat peluang pasar yang ada dengan memantapkan jaringan usaha dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. “Keberhasilan para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya akan memberikan dampak positif yang besar terhadap perekonomian masyarakat. Antara lain pendapatan masyarakat akan meningkat, lapangan kerja akan terbuka luas dan berbagai usaha terkait akan tertarik pula untuk berkembang,” jelas Agus.

“Pameran atau expo seperti ini merupakan salah satu event yang bukan hanya sekedar untuk menampilkan potensi daerah saja tetapi juga bisa menjembatani peluang-peluang usaha dan menjadi lokomotif bisnis. Sehingga semakin sering kegiatan seperti ini diadakan tentu akan semakin bermanfaat bagi para pelaku usaha maupun masyarakat pada umumnya,” harapnya.

“Melalui kegiatan ini para produsen dan konsumen dari dalam maupun luar daerah bahkan luar negeri diharapkan dapat berinteraksi langsung untuk saling bertukar informasi, melakukan promosi maupun bertransaksi. Selain itu melalui penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat dibangun citra positif atas berbagai upaya yang telah dilakukan baik oleh pemerintah maupun swasta dalam meningkatkan kualitas produk barang dan jasa yang dihasilkan,” paparnya.

Bupati juga berharap agar event Romansa Purworejo Expo 2018 ini juga menjadi salah satu wahana pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah melalui pementasan seni budaya lokal maupun aneka produk lokal yang menjadi ciri khas Kabupaten Purworejo. Sehingga diharapkan tidak hanya menarik pengunjung dari Kabupaten Purworejo tetapi juga pengunjung dari luar daerah bahkan dari manca negara.

“Romansa Purworejo Expo ini diharapkan bisa menjadi agenda rutin dengan kualitas dan kuantitas yang terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Untuk itu panitia perlu membuat catatan-catatan mengenai kekurangan dan kelebihan penyelenggaraan kegiatan ini dari berbagai sisi sehingga ke depan bisa disempurnakan menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.

“Dengan dibukanya bandara baru (di Yogyakarta) diharapkan ada etalase untuk memasarkan semua produk semaksimal mungkin terutama untuk memajukan UMKM. Dan Purworejo harus lebih maju dan dan tidak ada korupsi. Harga mati!” pungkasnya.

Dalam expo ini terdapat pameran nasional dari berbagai sektor antara lain infrastruktur, bisnis, investasi, industri, perdagangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, pertanian, peternakan, perikanan, kesehatan, pelayanan umum, perbankan dan jasa, seni dan budaya, Usaha Pedesaan dan Pemberdayaan Masyarakat, pameran produk UMKM, Koperasi dan Kewirausahaan.

Expo juga dilengkapi dengan Festival Kuliner Nusantara, Festival Wisata, Seni dan Budaya, Digital Marketing, Temu Bisnis Buyer dan Reseller Nasional serta Lomba Mewarnai 1.117 Anak PAUD/TK dan Festival Drone Videografi bertajuk “Wisata Romansa Purworejo”.

Reporter: Evie
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*