Gubernur Jawa Barat Akan Rumuskan Solusi Jalan Pertambangan di Rumpin, Parung Panjang dan Gunung Sindur

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) di Parumg Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa 25/9 (dok. KM)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) di Parumg Panjang, Kabupaten Bogor, Selasa 25/9 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kepala Dinas PUPR Yani Hasan dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Eghi Gunadhi berkunjung ke Kabupaten Bogor dan membahas terkait permasalahan jalan pertambangan di Kecamatan Rumpin, Parung Panjang dan Gunung Sindur, di SMK Bina Mandiri, Parung Panjang, Selasa 25/09/2018.

Gubernur Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya meminta waktu satu bulan guna merumuskan pembuatan jalan tambang di Kecamatan Rumpin, Gunung Sindur dan Parung Panjang.

“Pertama saya mau panggil para pemilik usaha tambang, untuk mencari solusi salah satunya pembatasan jam operasional, karena itu jalan umum untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

“Saya pun menyadari kewenangan perizinan pertambangan kini milik Provinsi, hingga perlu meregistrasi ulang perizinan tambang di Bumi Tegar Beriman ini, dan perlu menghitung anggaran untuk pembangunan jalan khusus angkutan tambang. Karena diperlukan anggaran untuk pembebasan lahan, betonisasi dan pengaspalannya,” kata Emil.

Advertisement

Hal senada dikatakan Sekretaris Camat (Sekcam) Parung Panjang Icang Aliudin, yang mengungkapkan bahwa pihaknya telah membuat rancangan jalur tambang yang melewati Kecamatan Rumpin dan Parung Panjang. “Jalur rancangan bersama pemerintah daerah sepanjang 25 km, yang melewati tiga Desa di Kecamatan Parung Panjang, memerlukan pembebasan lahan seluas 25 hektar,” ujarnya.

Icang menuturkan, “lahan tersebut berada jauh dari pemukiman warga sehingga dipastikan tidak mengganggu aktivitas warga. Rancangan jalur tambang ini dibuat karena makin banyaknya keluhan masyarakat, terkait operasional truk yang mengangkut hasil tambang, tanpa aturan jam operasinya,” pungkasnya.

Reporter: Azis cs
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*