Bima Arya: Pasar TU Dalam Proses Diambil Alih oleh Pemkot Bogor

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor, Rabu 5/9/2018 (dok. KM)
Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau Pasar Induk Kemang (Pasar TU) Kota Bogor, Rabu 5/9/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor tidak bisa masuk atas pengelolaan Pasar Induk Kemang (Pasar TU) yang berada di Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor. Hal tersebut diungkapkan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

“PD PPJ Kota Bogor tidak bisa masuk dalam Pasar TU, karena adanya perbedaan pandangan tentang kesepakatan dengan PT. Galvindo. Artinya ini bukan PD PPJ yang memiliki kesepakatan, tapi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan PT. Galvindo yang harus diselesaikan,” ungkap Bima kepada awak media saat mengunjungi Pasar TU, Rabu 05/09/2018.

“Ya Pemkot akan segera membicarakan dengan PT. Galvindo untuk penyelesaian pengelolaan Pasar TU. Berkomunikasi dengan Galvindo secara teknisnya, agar potensi bisa maksimal dalam pengelolaannya,” ujarnya.

Ditanya terkait PT. Atmosfir Kreasi Mandiri yang mengelola parkir, dengan tegas Walikota mengatakan aktivitas itu harus dihentikan. “Untuk PT. Atmosfir stop, kesepakatan Muspida tidak ada lagi kegiatan-kegiatan lagi PT. Atmosfir,” ucap Bima tegas.

Bima menuturkan bahwa saat ini Pasar TU akan berproses untuk bisa diambil alih oleh Pemkot Bogor, “untuk itu tidak ada lagi pihak-pihak lain yang masuk.”

“Ya sementara dalam proses penyelesaian kesepakatan antara Pemkot Bogor dan PT. Galvindo, tidak ada pihak lain yang masuk dalam pengelolaan Pasar TU,” pungkasnya.

Reporter: ddy07
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*