Terbentur Adat Istiadat, Warga Desa Sukasari Rumpin Kesulitan Buka PAUD

Pelajar PAUD di Desa Sukasari, Rumpin, Kabupaten Bogor (dok. KM)
Pelajar PAUD di Desa Sukasari, Rumpin, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Tokoh pemuda Kampung Talaga RT 001 RW 005, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Asep Bahrudin, mengeluhkan proses pembuatan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Partisipasi masyarakat untuk turut serta mencerdaskan anak bangsa seperti terhalangkan.

“Niat berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan di daerah saya, seperti dipersulit. Tokoh masyarakat dan aparatur Desa seperti mempersulit dalam mendirikan PAUD di Kampung Talaga,” ungkap Asep kepada kupasmerdeka.com Minggu 29/07/2018.

“Saya adalah putra daerah, yang ingin membangun di daerah khususnya bidang pendidikan, salah satunya dengan mendirikan PAUD untuk anak-anak di sini.”

“Tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa seperti mempersulit, ini menjadi hambatan saya untuk memberikan peran serta untuk membangun Desa. Memang di daerah ini masih sangat kental dengan adat istiadat kedaerahan, tapi bukan berarti mempersulit pendirian PAUD, ini juga kan untuk kebaikan anak-anak di Desa ini,” ucapnya.

Sementara Kepala Desa Sukasari, Suryanto menjelaskan, “terkait permasalahan izin untuk pendirian PAUD, Pemerintah Desa sama sekali tidak mempersulit atau melarang, justru kami sangat mendukung hal tersebut, karena untuk kemajuan Desa juga,” jelasnya kepada awak media (30/7).

“Pihak Desa tidak melarang soal pendirian PAUD, namun ada hal yang harus dimusyawarahkan terlebih dahulu khususnya dengan sesepuh dan tokoh-tokoh masyarakat.”

“Kan disini masih sangat memegang teguh adat istiadat yang sangat tinggi, jadi sekitanya ada hal yang baru, lebih baik di musyawarahkan terlebih dahulu,” pungkasnya.

Reporter: Azis/narto
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*