Polresta Bogor Kota Ungkap Motif di Balik Tawuran yang Tewaskan Siswa SMP di Bubulak

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya memberikan keterangan pers di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis 2/8 (dok. KM)
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya memberikan keterangan pers di Mako Polresta Bogor Kota, Kamis 2/8 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengungkap motif tawuran yang menewaskan satu pelajar SMP yang terjadi di belakang Terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin (31/7) lalu. Menurutnya, kejadian tersebut serupa dengan kasus gladiator.

“Kasus ini serupa dengan kasus gladiator lalu, dalam hal ini juga adanya peranan alumni dari kedua kelompok sekolah yang terlibat pertarungan,” ungkap Kapolresta kepada awak media di Makopolresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kamis 02/08/2018.

“Para pelaku sudah tertangkap 3 orang, kemudian 2 orang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), dan 2 orang lagi dititip di panti rehab karena masih berumur 13 tahun,” jelas Kombes Ulung.

Menurutnya, dalam kasus tersebut terjadi tawuran, namun tidak seperti tawuran pertemuan antara dua kelompok, tetapi kejadian ini memang sengaja diadakan seperti kasus gladiator dahulu.

“Jelasnya kedua kelompok mengadakan pertarungan yang direncanakan, yang mereka sebut dengan nama ‘acara’,” katanya.

“Ada peranan alumni sekolah yang mencari petarung untuk diadu, salah satunya adalah korban yang tewas.”

“Ya masing-masing alumni ini mencari korban untuk diadu di petarungan yang disebut acara tersebut. Itu sudah seperti tradisi namun dalam kasus kali ini menggunakan senjata tajam, bahkan ada sebutannya, kelompok itu menyebutnya ‘kode’,” terang Kapolresta Bogor Kota.

“Sehingga terjadinya sudah dipersiapkan, kedua belah pihak sudah menyiapkan masing-masing 3 petarung dan juga sudah menyiapkan senjata, namun petarung tersebut tidak mengetahui sejata tajam yang disiapkan oleh alumni tersebut, termasuk korban tewas,” kata Ulung.

“Ya korban tewas itu tidak memakai senjata seperti yang lain, dari informasi yang didapat senjata tajamnya masih dibawa rekannya di belakang,” sambungnya.

“Pada peristiwa barang bukti yang diamankan sebanyak 2 buah clurit sementara ini. Kasus ini masih terus didalami pihak Polresta Bogor Kota,” tutupnya.

Reporter: ddy07
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*