Kades Cibunar Parung Panjang Masuk Kantor Hanya Dua Hari dalam Seminggu, Desa Terbengkalai

Kantor Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor (dok. KM)
Kantor Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Kantor Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, jarang didatangi kepala desanya. Kondisi tersebut menyebabkan warga yang memiliki keperluan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pelayanan.

Informasi tersebut diperoleh langsung kupasmerdeka.com dari warga setempat yang merasa kesulitan mendapatkan pelayanan saat ada keperluan kepada Kepala Desa Cibunar. “Memang betul kades tidak pernah ada di tempat, paling satu minggu cuman dua hari,” ungkap warga yang tidak ingin disebutkan namanya saat diwawancarai kupasmerdeka.com siang ini 10/08/2018.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan meski jarang di kantor desa, warga masih bisa menemui kades di rumahnya. “Kalau memang ada yang mau berkepentingan kepada kepala desa, di rumahnya pun bisa, walau memang itu bukan kantor tapi kades siap menerima siapa saja yang datang ke rumahnya,” sambungnya.

Sementara itu, Uyut, warga Cibunar Lebak, juga mengatakan jika Kades Cibunar memang jarang sekali berada di kantornya. “Kades tidak pernah ada di kantor Desa Cibunar, beliau sering ada di luar, sering jalan-jalan, sering mancing, makannya kalau warga ada perlu, sangat sulit untuk ketemu di kantor desa Cibunar,” ungkap Uyut kepada kupasmerdeka.com.

“Bahkan jalan sekeliling desa Cibunar hampir semua rusak, tidak ada perbaikan apa-apa, adapun perbaikan hanya sedikit dan banyak sekarang udah hancur lagi, jalan di depan pun yang mau masuk Cibunar aja jelas hancur parah udah bertahun-tahun tidak ada perbaikan, dari depan sampai akses menuju kantor Desa Cibunar rusak parah, sampai ke belakang Desa Cibunar pun jalan ke kampung-kampung juga rusak “, jelas Uyut.

Kondisi jalan Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor (dok. KM)

Kondisi jalan Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor (dok. KM)

“Desa Cibunar udah seperti tidak ada kepala desanya,” pungkas Uyut menutup kisahnya.

Reporter: Azis, narto, hendrawan
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*