Penjual Kukang Jawa Diancam Pidana 5 Tahun Penjara

Polisi Hutan Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah 1 Bogor, Aman Sujiaman (dok. KM)
Polisi Hutan Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah 1 Bogor, Aman Sujiaman (dok. KM)

BOGOR (KM) – Proses hukum penjualan hewan langka yang terancam punah, kukang jawa (nycticebus javanicus) terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. Hal ini diungkapkan Polisi Hutan (Polhut) Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah 1 Bogor, Aman Sujiaman.

“Penangkapan penjual hewan langka jenis Kukang Jawa, dijual lewat sistem online dan sudah menjadi target Balai KSDA sehingga kita dapat menangkap 1 orang tersangka di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, beberapa waktu lalu,” ungkapnya usai mendampingi penyidik Kejari Kota Bogor, Kamis 26/07/2018.

“Tersangka akan dijerat Pasal 21 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Pidana paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak sebesar Rp100 juta,” jelas Aman.

Advertisement

Aman menuturkan, “barang bukti satu ekor hewan Kukang Jawa dan juga tersangka sudah ditangani Kejari Kota Bogor. Tersangka ini menjual hewan khas Jawa yang hampir punah melalui sistem online dengan harga Rp400 ribu.”

“Selanjutnya Kejari Kota Bogor yang akan mendalami dan menindaklanjuti kasus ini, dari Balai KSDA akan terus meminimalisir segala bentuk penjualan hewan-hewan langka yang memang dilindungi oleh Undang-undang,” pungkasnya.

Reporter: ddy07
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*