Pekerjaan Pengurasan Lumpur PDAM Kota Bogor Keruhkan Sungai dari Caringin hingga Rancamaya

Dampak pekerjaan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke aliran sungai di Ciherang Pondok, Bogor, Kamis 19/7 (dok.KM)
Dampak pekerjaan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor ke aliran sungai di Ciherang Pondok, Bogor, Kamis 19/7 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Pengurasan lumpur pada bak prasedimentasi Intake Ciherang Pondok (Cipon) dan jalur pipa transmisi ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor, ternyata berdampak buruk bagi masyarakat sekitar yang biasa menggunakan air aliran sungai dan sumur.

Warga RW 05 Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Wardi mengatakan, “air sungai yang biasa digunakan warga sekitar menjadi keruh,” jelasnya kepada awak media, Kamis 19/07/2018.

“Sungai jadi keruh karena adanya pekerjaan dari PDAM itu, bahkan hingga mencapai aliran ke Desa Cibalagung dan Kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan. Warga yang tidak menggunakan air PDAM malah menjadi korban dari pekerjaan tersebut,” ujar Wardi.

“Hampir semua warga di sini tidak pernah tahu itu pekerjaan apa dan untuk apa, yang pasti kami hanya terkena imbas pekerjaan itu. Dan kami warga kecil yang mayoritas tidak pakai air PDAM,” ucapnya dengan tegas.

Sementara PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor melalui pers rilisnya menjelaskan bahwa “pengurasan lumpur merupakan maintenance instalasi guna memaksimalkan pelayanan air yang mumpuni kepada masyarakat.”

Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Syaban Maulana melalui Sekretaris Perusahaan Rinda Lilianti menyampaikan bahwa pengurasan sudah dijadwalkan, dan dimaksudkan agar kualitas air dapat terjaga sesuai standar, karena keluhan kerap muncul dari pelanggan yang mendapatkan air keruh di rumah mereka.

“Pembersihan endapan lumpur yang terbawa banjir Sungai Cisadane ini harus dilakukan karena telah menurunkan debit air baku yang mengalir ke IPA Dekeng dan Cipaku hingga 100 liter per detik (l/det),” jelas Rinda.

“Jadi saat banjir Sungai Cisadane, lumpurnya masuk ke dua unit bak presed Intake Cipon. Lama-lama menumpuk dan mengurangi debit air baku ke (IPA) Dekeng kondisi normal 1.600 l/det jadi 1.500 l/det. Lumpur itu harus segera dibersihkan karena kalau dibiarkan lama-lama akan menyumbat pipa transmisi air baku ke Dekeng,” ujar mantan Kepala Bagian Produksi PDAM Kota Bogor itu.

Teknisnya, operator Intake Cipon akan membersihkan lumpur dengan mesin khusus dengan mendorong material ke IPA Dekeng melalui jalur pipa transmisi air baku.

Advertisement

“Lumpur itu akan dibuang melalui skur yang dibuka oleh petugas bagian Transmisi dan Distribusi. Jadi diharapkan lumpurnya tidak sampai ke Dekeng,” jelas Rinda.

Kepala Sub Bagian Humas dan Sosial PDAM Kota Bogor R. Poppi Rustanti menambahkan, “pengurasan lumpur ini merupakan kegiatan rutin saat terjadi pengendapan tinggi di bak prasedimentasi Intake Cipon.”

“Ini bukan pertama kalinya dilakukan, pekan lalu PDAM Juga melakukan pengurasan di bak prasedimentasi Cipon. Tujuannya untuk menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan,” ujar mantan Kepala Sub Bagian Litbang Investasi dan Kepala Sub Bagian Hubungan Langganan itu.

Menurut Poppi, pengurasan tersebut diupayakan tidak mengganggu distribusi air bersih, namun pelanggan di zona 3 dan 4 diminta tetap menampung air untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami upayakan (tidak terjadi gangguan), karena optimalisasi IPA Dekeng sudah rampung. Tapi pelanggan kami imbau tetap menampung air untuk antisipasi level Reservoir Pajajaran, Cipaku dan Merdeka rendah,” kata Poppi.

Adapun menurut pihak PDAM, daerah-daerah di zona 3 dan 4 yang berpotensi mengalami gangguan sementara akibat pengurasan bak prasedimentasi Intake Cipon itu antara lain Jl. Lawang Gintung, Jl. Sukasari, Jl. Pajajaran Indah, Jl. Batutulis, Jl. Skip, Perum Vila Duta, Perum Pajajaran Regency/Parahyangan Regency, Jl. Ciheuleut. Berikutnya Blok Paku, sebagian Jl. Cimahpar, Perum Botanica, Perum Bogor Raya Residence/Cimahpar Asri, Perum Griya Soka, Jl. Surya Kencana dsk, Jl. Roda dsk, Gg. Aut dsk, Jl. Paledang dsk, Jl. Pahlawan dsk, Jl. Bondongan, Gunung Batu, Bubulak dsk, Sindang Barang dan sekitarnya.

Sejumlah wilayah di zona 4 yang berpotensi mengalami gangguan antara lain Jl. Pajajaran dsk, Jl. Pandu dsk, Tegal Gundil dsk, IPB Baranangsiang 4, Kel. Tegal Lega, Taman Kencana dsk, Jl. Sudirman dsk, Jl. Pemuda dsk. Kemudian Jl. Merdeka dsk, Jl. Cilendek dsk, Perum Yasmin dsk, Mekar Wangi, Cibadak, Kencana, Cimahpar, Cibuluh, Kebon Pedes, Panaragan, Sempur, Sukaresmi, Curug Mekar, Bantar Jati, Kebon Kalapa, Kedung Halang, dan Kayu Manis.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: