KUPAS KOLOM: Partai Politik Tidak Siap, KPU Melanggar PKPU dan Bawaslu Diam

PAN mendaftarkan bacalegnya di KPU, Selasa 17/7/2018 (dok. KPU.go.id)
PAN mendaftarkan bacalegnya di KPU, Selasa 17/7/2018 (dok. KPU.go.id)

Oleh Sunanto*

Pendaftaran calon anggota legislatif dari partai-partai politik peserta Pemilu 2019 sudah selesai dilaksanakan pada Selasa 17 Juli 2018, tepat pukul 24.00 WIB. Sebanyak 16 partai politik peserta Pemilu sudah mendaftarkan calon legislatifnya. Pendaftaran sebenarnya sudah dibuka sejak tanggal 4 Juli lalu, namun partai politik cenderung memilih mendatangi kantor KPU di menit-menit akhir menjelang pendaftaran ditutup. Partai Nasdem menjadi partai pertama yang mendaftarkan calegnya ke KPU pada tanggal 17 Juli, sepanjang hari itu hanya partai nasdem yang mendaftar.

Setiap partai politik dapat mengajukan bakal calon anggota legislatif. Bakal calon yang diajukan oleh partai politik harus dipastikan telah memenuhi ketentuan dan persyaratan yang berlaku, selain itu bakal calon juga harus memenihi kelengkapan administrasi yang diatur dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang pencalonan. Dalam proses pendafataran bakal calon, partai politik juga harus memperhatikan minimal 30% keterwakilan perempuan. Dalam proses pengajuan bakal calon legislatif Pemilu 2019, partai politik wajib mendaftarkan calon legislatifnya melalui sistem informasi pencalonan (SILON), selain itu pengajuan bakal calon secara manual pun harus dilakukan.

KPU memberikan waktu pendaftaran calon anggota legislatif kepada partai politik selama 14 hari, namun tercatat 15 partai politik mendaftarkan diri di hari terakhir. PPP bahkan baru hadir sekitar pukul 23.30 WIB atau hanya setengah jam sebelum pendaftaran ditutup. Dengan jumlah calon setiap partai hampir 575, serta jumlah dapil sekitar 80 setiap partai, jika dengan waktu yang sangat sedikit tentu proses pemeriksaan berkas yang dilakukan oleh KPU sangat mengalami banyak masalah. Pada sisi lain KPU hanya mempunyai waktu satu hari untuk memverifikasi semua berkas.

Berikut ini hasil temuan, catatan dan analisis JPPR selama proses pendaftaran:

  1. Hasil pemantauan JPPR pada tanggal 17 Juli 2018 sampai jam 00.00 WIB ditemukan masih ada partai politik yang mendaftar serta melakukan perbaikan berkas pengajuan bakal calon seperti melengkapi foto, tanda tangan pimpinan parpol dan stempel, serta penomoran. Hal ini jelas melanggar Pasal 9, 10,11, adan Pasal 12 PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang pencalonan.
  2. Selama proses pendaftaran pada tanggal 17 Juli 2018, KPU masih menerima berkas partai politik secara manual tanpa mengisi data caleg ke SILON.
  3. Sampai saat ini, hasil pemantauan JPPR terkait verifikasi kelengkapan, kebenaran dan keabsahan berkas melebihi batas waktu yang ditentukan, yang semestinya sudah selesai pada tanggal 18 Juli 2018, dan pada hari ini tanggal 19 Juli 2018 diumumkannya penyampaian hasil verifikasi.
  4. Mempertanyakan ketegasan dan konsistensi KPU dalam menjalankan peraturan yang sesuai dengan petunjuk teknis PKPU.
  5. Mempertanyakan sikap Bawaslu terhadap pelanggaran yang sudah dilakukan oleh KPU.

*Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR)

Leave a comment

Your email address will not be published.


*