KPU Tulungagung Resmi Tetapkan Syahri-Maryoto Sebagai Pemenang Pilkada

Rapat pleno terbuka KPU Tulungagung, Selasa 24/7 (dok. KM)
Rapat pleno terbuka KPU Tulungagung, Selasa 24/7 (dok. KM)

TULUNGAGUNG (KM) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Syahri Mulyo-Maryoto Birowo sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung terpilih untuk periode 2018-2023 pada Selasa (24/07/18).

Ketua KPU Tulungagung Suprihno mengatakan, penetapan dilakukan sesuai hasil perolehan suara dalam Pilkada 27 Juni lalu. Pihaknya juga memastikan tidak ada gugatan sengketa pilkada yang diajukan masing-masing pasangan calon di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Tentunya, proses untuk mengeluarkan register di MK
itu tidak sama dengan di bank, karena jumlah daerah yang menyelenggarakan pilkada cukup banyak. Kemarin register sudah dikeluarkan dan Tulungagung tidak masuk gugatan,” jelas Suprihno .

Paslon Syahri Mulyo-Maryoto Birowo ditetapkan sebagai calon terpilih sesuai dengan Surat Keputusan (SK) KPU nomor 133/HK.03.1-Kpt/3504/KPU.Kab/VII/2018. Selanjutnya pihaknya akan menyerahkan hasil penetapan Pilkada Tulungagung 2018 tersebut kepada DPRD setempat guna dilakukan pengesahan.

“Selanjutnya, nanti DPRD akan menyampaikan lagi ke Kemendagri untuk dilakukan proses pelantikan. Tentunya Tulungagung masuk gelombang yang pertama. Kemungkinan akan dilantik pada 20 September 2018,” ujarnya.

Advertisement

Penetapan paslon terpilih hari ini, Syahri Mulyo sendiri tidak hadir karena masih dalam proses penahanan KPK. Ia hanya diwakili calon Wakil Bupati Maryoto Birowo. Pasangan yang menjadi lawan politiknya, yaitu Margiono-Eko Prisdianto juga tidak hadir.

“Sebetulnya kami mengundang semua pasangan calon maupun partai pengusung, namun untuk calon yang hadir hanya Pak Maryoto Birowo,” jelas Suprihno.

Terkait pelantikan, Suprihno mengaku tidak tahu karena merupakan wewenang langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Hal itu pun terkait dengan teknis pelantikan terhadap calon Bupati terpilih yang saat ini menjadi tahanan KPK.

Sebelumnya, sesuai dengan hasil rekapitulasi penghitungan suara
di tingkat kabupaten nomor 123/HK.03.1Kpt/3504/KPU.Kab/VII/2018, pasangan calon nomor urut satu Margiono-Eko Prisdianto yang diusung sembilan partai politik mendapatkan 237.775 atau 40 persen suara, sedangkan pasangan petahana Syahri Mulyo-Maryoto Birowo yang diusung PDIP dan Partai Nasdem menang telak dengan memperoleh 356.201 suara atau 60 persen.

Reporter: Haryani
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: