Tahanan KPK Jadi Pemenang Pilbup Tulungagung

Wakil Bupati Tulungagung terpilih Maryoto memberikan keterangan pers usai rapat pleno KPU Tulungagung, Selasa 24/7 (dok. KM)
Wakil Bupati Tulungagung terpilih Maryoto memberikan keterangan pers usai rapat pleno KPU Tulungagung, Selasa 24/7 (dok. KM)

TULUNGAGUNG (KM) – Dalam rangka penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Tulungagung, KPU Kabupaten Tulungagung mengadakan rapat pleno terbuka pada Selasa (24/07/2018).

Dalam hal ini KPU sebagai penyelenggara kegiatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung menetapkan pasangan petahana Syahri Mulyo-Maryoto Birowo sebagai pemenang. Namun Bupati terpilih Syahri tidak hadir lantaran dirinya kini berada dalam tahanan KPK.

Dalam rapat pleno KPU tersebut turut hadir Kapolres Tulungagung, Dandim, Ketua DPRD Tulungagung, Pj Bupati, Ketua Bawaslu, Kejari, simpatisan, dan tokoh masyarakat lainya.

Penetapan hasil rekapitulasi dan rapat pleno tersebut berlangsung di bawah penjagaan ketat oleh pihak Kepolisian.

Pada kesempatan itu, Wakil
Bupati terpilih Maryoto dalam keterangan persnya mengatakan, “Saya ucapkan banyak banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat Tulungagung yang memilih dan mendukung sehingga Sahto bisa diberi amanah dan memenangkan Pilbup dalam keadaan kondusif,” terangnya.

“Dan Insya Allah, Sahto akan dilantik pada tanggal 20 September 2018,” jelasnya.

Maryoto juga menyinggung soal Bupati terpilih Syahri Mulyo yang ditahan oleh KPK itu. “Semuanya kita serahkan kepada yang berwajib saja,” ungkapnya kepada awak media dengan singkat .

“Setelah dilantik nanti, program kerja diprioritaskan mempercepat pelayanan pendidikan, kesehatan, infrastruktur serta mengurangi pengangguran,” pungkasnya.

Reporter: Haryani
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*