Pelantikan dan Bimtek PTPS Digelar Serentak di 6 Kecamatan se-Kota Bogor

Ketua Panwaslu Kecamatan Tanah Sareal Supriantona Siburian saat membacakan sumpah kepada PTPS, MInggu 3/6/18 (dok.KM)
Ketua Panwaslu Kecamatan Tanah Sareal Supriantona Siburian saat membacakan sumpah kepada PTPS, MInggu 3/6/18 (dok.KM)

BOGOR (KM) – Pelantikan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) diselenggarakan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor secara serentak di 6 Kecamatan se Kota Bogor, Minggu 03/06/2018.

“Berdasarkan pada Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang No 10 Tahun 2016 dijelaskan bahwa dalam melaksanakan tugas pengawasan, PPL dibantu 1 orang PTPS di masing-masing TPS berdasarkan usulan PPL kepada Panwaslu Kecamatan,” jelas Komisioner Panwaslu Kota Bogor Ahmad Fatoni kepada awak media di sela pelantikan PTPS Kecamatan Tanah Sareal di Hotel Sahira Kota Bogor (03/06).

“Ya ini mandat undang-undang, pembentukan PTPS dalam rangka pengawasan di setiap TPS-TPS yang ada dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah. Pelantikan dan Bimtek (diadakan) serentak se-Kota Bogor. Kota Bogor sendiri melantik 1785 PTPS, ini sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Kota Bogor.”

Ahmad Fatoni menambahkan bahwasa pembentukan dan pelantikan PTPS ini sesuai dengan undang-undang dan sesuai arahan Bawaslu Propinsi untuk segera melantik anggota PTPS yang sudah terpilih di Kecamatan masing-masing.

Sementara Ketua Panwaslu Kecamatan Tanah Sareal Supriantona Siburian mengatakan, “PTPS Kecamatan Tanah Sereal yang terpilih dan hari ini dilantik serta mendapatkan Bimtek berjumlah 404 orang, ini sesuai dengan jumlah TPS yang ada di wilayah Kecamatan Tanah Sareal.”

Advertisement

“404 Pengawas TPS yang terpilih ini sudah melalui proses yang sesuai dengan aturan, dari proses administrasi hingga wawancara langsung. Bimtek ini juga memberikan arahan dan teknis dari pengawasan, menyakinkan bahwasanya PTPS sebagai penyelenggara Pemilu yang bertugas mengawasi dan pencegahan terhadap tindakan-tindakan yang menyalahi aturan yang ada di TPS-TPS,” tambah Anto.

“Petugas PTPS terpilih memiliki integritas dalam bertugas pengawasan, tidak memiliki keberpihakan kepada siapapun, terutama calon-calon atau Partai – partai yang berkompetisi dalam Pilkada khususnya di Kota Bogor. Semua anggota mempunyai tanggung jawab terhadap pengawasan dan pencegahan penyelenggaraan Pilkada di TPS yang sudah ditentukan,” sambungnya.

“Sudah menjadi tugas dan tanggungjawab PTPS agar pesta demokrasi ini berjalan dengan lancar. Dan PTPS ini juga menjadi ujung tombak Panwaslu dalam pengawasan karena langsung berhadapan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*