Usung Konsep Pendidikan “Non Profit Oriented”, Little Eagle Kantongi Dukungan Disdik Depok

Pemilik Lembaga Kursus Little Eagle, Merry Debora Solaiman Saat Memberi Sambutan pada acara Graduation Day, Jumat 25/5/2018 (dok. KM)
Pemilik Lembaga Kursus Little Eagle, Merry Debora Solaiman Saat Memberi Sambutan pada acara Graduation Day, Jumat 25/5/2018 (dok. KM)

DEPOK (KM) – Pendidikan bahasa asing kini sudah menjadi tren dan juga kebutuhan, khususnya bagi anak-anak generasi penerus bangsa. Hal ini guna mempersiapkan generasi muda tersebut agar lebih siap dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Little Eagle” adalah salah satu diantara beberapa lembaga pendidikan non formal yang berada di kawasan Margonda, Depok. Lembaga ini menawarkan pendidikan non formal berupa kursus bahasa Inggris dan Mandarin.

Menurut Merry, pengelola sekaligus pemilik dari LKP Little Eagle menyatakan bahwa lembaga kursus dan pendidikan yang dipimpinnya ini sudah berdiri sejak 2011 silam.

“Jadi graduation ini sudah angkatan yang ketujuh,” kata Merry.

“Visi dari Little Eagle adalah non profit oriented, but breakeven point, artinya lembaga kami tidak berorientasi pada margin keuntungan tapi impas, oleh karenanya dibanding dengan lembaga lain, Little Eagle bisa lebih ringan biayanya hingga 50% karena kami tidak ambil margin keuntungan itu, karena kami juga ingin berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” jelas Merry usai acara graduation day anak-anak didiknya, Jumat 25 Mei 2018.

Merry juga menjelaskan jika lembaga yang dikelolanya ini sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan pada tahun 2016 sudah mengadakan pelatihan bahasa Inggris satu kelas untuk level penilik dan kabid pemerintahan Kota Depok.

“Dinas Pendidikan selain mengawasi juga memberikan banyak masukan supaya Little Eagle bisa memenuhi standar pendidikan yang berlaku, termasuk pengaturan jam belajar nya,” terang Merry.

Lebih lanjut ia berharap agar pemerintah setempat bisa lebih mendukung dan memperhatikan lembaga-lembaga bahasa, khususnya bagi lembaga yang non profit oriented.

“Dengan visi non profit oriented tersebut, mungkin bisa dilakukan kerja sama lebih lanjut dengan mulai dari pemerintah kota hinga kelurahan agar mereka memiliki kemampuan bahasa asing yang lebih baik,” harap Merry.

Acara Graduation Day yang meluluskan sekitar 70 siswa tersebut turut dihadiri penilik, pengawas, Kasie dan Kabid Pendidikan Non Formal Informal (PNFI). Dalam sambutannya, Kabid PNFI menyampaikan ucapan selamat untuk graduation ini.

“Selamat juga kepada Little Eagle kemarin tanggal 21 Mei dinyatakan sebagai Juara 1 tingkat kota sebagai penyelenggara kursus bahasa Mandarin, mudah-mudahan juga bisa jadi juara 1 di tingkat provinsi dan nasional,” kata Tatik Wijayati, Kabid PAUD dan DIKMAS di Dinas Pendidikan Kota Depok.

“Saya harap Little Eagle ini bisa lebih mengembangkan sayap kecilnya untuk lebih berprestasi lagi dengan memajukan kursus bahasa di Kota Depok,” pungkas Tatik.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


KUPAS MERDEKA
Privacy Overview

This website uses cookies so that we can provide you with the best user experience possible. Cookie information is stored in your browser and performs functions such as recognising you when you return to our website and helping our team to understand which sections of the website you find most interesting and useful.