Kodim Pekalongan Buka Puasa Bersama Habib Lutfi bin Yahya

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dan jajarannya berpose bersama Maulana Habib Lutfi ali Bin Yahya dan ulama setempat pada buka puasa bersama Kamis, 17/5/2018.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha dan jajarannya berpose bersama Maulana Habib Lutfi ali Bin Yahya dan ulama setempat pada buka puasa bersama Kamis, 17/5/2018.

PEKALONGAN (KM) – Mengawali kegiatan bulan Ramadhan, Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan buka puasa bersama Maulana Habib Lutfi Ali Bin Yahyan di ruang serbaguna Makodim 0710 Pekalongan, Kamis (17/5/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Muhammad Ridha mengungkapkan “rasa syukurnya” karena di awal bulan puasa 1439 H ini bisa melaksanakan acara buka puasa antara prajurit Kodim 0710/Pekalongan bersama dengan ulama karismatik itu.

“Dengan adanya kegiatan ini para prajurit bisa dibekali dengan tausiah dan pandangan-pandangan Habib Lutfi dalam mendukung tugas pokok sebagai prajurit TNI,” harap Dandim.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini para prajurit akan di bekali dengan tausiah dan pandangan-pandangan dari Habib Lutfi untuk mendukung tugas pokoknya sebagai prajurit TNI, sehingga prajurit bisa mendeteksi secara dini tentang kondisi keamanan di wilayah, yang ujungnya akan tercipta kondisi wilayah yang aman dan kondusif,” terang Dandim.

Sementara itu, dalam tausiahnya Habib Lutfi menyampaikan bahwa kecintaan terhadap tanah air akan “mempengaruhi perkembangan dan kemajuan suatu bangsa.”

“Jika nasionalisme kita semakin melemah, jangan harap kita sebagai Muslim bisa menjawab tantangan umat dan tantangan bangsa. Walau hanya sebutir pasir yang ada di atas tanah air ini, akan kita jaga mati-matian. Kata siapa cinta tanah air atau nasionalisme tidak ada dalilnya. Nabi Muhammad SAW mengatakan, aku cinta Arab karena aku adalah bangsa Arab,” kata Habib.

Advertisement

“Itu contoh kongkrit kecintaan suatu bangsa pada tanah airnya, cinta tanah air itu sebagai wujud syukur kepada Allah atas anugrah bumi pertiwi ini. Ulama adalah benteng Ideologi, TNI-Polri adalah benteng NKRI. Mari kita bersatu. Jangan goyahkan persatuan karena oknum kiai, TNI atau Polri ada yang tidak benar,” sambungnya.

Dikatakan Habib Lutfi, seorang Babinsa harus dekat dengan perangkat Desa, penguasaan wilayah harus dikuasai, Babinsa tidak boleh kecolongan serta menjaga stabilitas keamanan.

“Masyarakat harus mempunyai intelijen, apabila masyarakat mempunyai intelijen saya yakin bom-bom tidak akan terjadi di negara kita. Para ulama harus mempunyai peran besar dalam menciptakan kondisi yang aman dan tenteram,” terang Habib Lutfi.

Kegiatan buka puasa bersama diikuti seluruh prajurit Kodim 0710 Pekalongan beserta ASN dengan diawali tausiah dari Ustad Samlawi dan dilanjutkan dengan tausiah oleh Maulana Habib Lutfi Ali Bin Yahya.

Reporter: Marsono Rh
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*