Rumah Kakek Ahmad Diberondong Peluru Oleh Sosok Misterius

Tampak petugas dari Polres Aceh Utara, berjaga-jaga di rumah milik Ahmad Budiman (71), di gampong Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, pasca penembakan, Jumat 13/4 (dok. Ist)
Tampak petugas dari Polres Aceh Utara, berjaga-jaga di rumah milik Ahmad Budiman (71), di gampong Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, pasca penembakan, Jumat 13/4 (dok. Ist)

ACEH UTARA (KM) – Tindak kriminal menggunakan senjata api menghebohkan warga Aceh Utara, setelah lama tak terdengar suara tembakan Pasca Konflik Aceh. Kemarin pagi 13 April 2018, sekira pukul 6.00 WIB, rumah milik Ahmad Budiman (71), warga Gampong Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara diberondong sejumlah timah panas oleh orang tak dikenal (OTK).

Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena tembakan yang diarahkan pelaku hanya mengenai tembok depan rumah Ahmad, dinding kamar depan, sebuah mobil Avanza dan bak belakang mobil Carry pick-up yang terparkir di halaman rumahnya.

Menurut informasi yang diperoleh KM dari pihak kepolisian setempat, dilokasi kejadian petugas menemukan empat selongsong peluru kaliber 7.6 mm jenis Pindad dan satu proyektil. Dugaan polisi pelaku berjumlah dua orang, mengunakan senjata laras panjang, mengendarai sepeda motor roda dua jenis matic, dan usai melakukan aksinya langsung meninggalkan lokasi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin membenarkan kejadian tersebut. Namun, pihaknya saat dikonfirmasi awak media Jum’at (13/4) mengaku belum mengetahui motif di balik penembakan itu.

Usai dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan empat selongsong peluru dan tiga serpihan proyektil, kemudian di TKP petugas memasang garis police line.

“Di lokasi kita temukan empat selongsong peluru kaliber 7.6 mm dan tiga pecahan proyektil, kasus penembakan ini sedang kita selidiki dan belum diketahui motifnya, karena, kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” tutur Ian.

Ia juga mengatakan, di dinding bagian depan rumah yang ditembaki itu didapati tiga lubang bekas peluru, bekas tembakan juga didapati pada mobil pick-up BL 8184 KN, dan mobil Avanza yang diparkir di depan rumah korban.

Pihak kepolisian menduga rumah korban ditembaki dengan senjata laras panjang dari arah depan sekira pukul 06.00 WIB.

“Kepolisian setempat hingga saat ini masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, guna mengungkap dan melacak terhadap identitas pelaku.”

“Kita menduga pelaku menggunakan sejata laras panjang, tapi jenis senjata  apa yang digunakan pelaku belum kita ketahui. Namun, selongsong dan pecahan proyektil sudah kita amankan ke Mapolres” ujarnya.

Sementara itu menurut informasi yang berhasil diperoleh dari anak kandung Ahmad, saat kejadian itu, ia bersama suaminya berada di ruang tamu, tapi menurutnya, ia tidak menduga bahwa itu suara dentuman sejata dari luar yang memberondong rumahnya. Walau saksi korban sempat mengintip lewat jendela, namun saksi tidak mengetahui pasti apa yang sedang terjadi.

Aksi penembakan yang dilakukan OTK baru diketahui korban setelah ia keluar dari rumahnya dan mendapati selongsong peluru. Beberapa saat kemudian, kasus ini diberitahukan kepada polisi setempat.

Reporter: Az
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*