Ujicoba Secure Parking Resahkan Pedagang Pasar Induk Kemang

Ujicoba Secure Parking di Pasar Induk Kemang, Kota Bogor (dok. KM)
Ujicoba Secure Parking di Pasar Induk Kemang, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Ujicoba Secure Parking yang terus berjalan di Pasar Induk Kemang (Pasar TU) oleh Perusahan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dengan menunjuk PT. Atmosfir Kreasi Mandiri sebagai pelaksana semakin membuat keresahan bagi para pedagang.

Kisruh pengelolaan Pasar TU pada awalnya nampak berakhir dengan dikeluarkannya keputusan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengembalikan pengelolaan pasar kepada PT. Galvindo Ampuh. Namun surat keputusan tersebut tidak dihiraukan oleh PD. PPJ. Ujicoba Secure Parking dianggap sebagai bukti bahwa PD PPJ Kota Bogor telah membangkang terhadap Pemkot. Hal ini juga mengakibatkan keresahan dan ketidaknyamanan bagi para pedagang di Pasar TU.

Salah satu pedagang Pasar TU, Ukar, mengatakan bahwa adanya uji coba Secure Parking yang terus berjalan hampir tiap hari ini “membuat kami para pedagang tidak nyaman, hampir semua pedagang di sini merasa makin tidak nyaman dengan adanya Secure Parking yang dibuat PD. PPJ,” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com, Sabtu 14/04/2018.

“Dengan adanya Secure Parking ini kami para pedagang makin risih dan ribet, hampir semua pedagang jadi gak nyaman, kenapa pengelolaan yang ada tidak dimaksimalkan saja, kenapa harus ada perusahaan baru yang malah semakin membuat kami tidak nyaman?” kata Ukar.

Hal senada diungkapkan Sumardi, pedagang lainnya. “Kenapa pasar tradisional ini harus pakai Secure Parking segala ya? Kan malah buat semakin ribet di sini. Kami semua para pedagang bukannya lebih nyaman malah dibuat makin rumit,” ujarnya.

“Semua pedagang lebih sepakat dengan pengelolaan yang seperti biasa, bukan yang makin rumit seperti ini, keluar masuk kendaraan jadi makin sulit,” tambahnya.

“Seharusnya pengelolaan semakin baik, ini kok malah semakin membuat pedagang tidak nyaman, apalagi ini ada pengelola parkir baru PT. Atmosfir, yang makin buat kami pedagang gak nyaman, semua pedagang jadi resah kalo seperti ini kondisinya,” ucapnya dengan nada tinggi.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*