Pengelolaan Parkir TPI Pangkalpinang Diambil Alih Perusahaan Lain, Tukang Parkir Tuntut Tanggung Jawab Dishub atas Kehilangan Pekerjaannya

PANGKALPINANG (KM) – Hardianto alias Abong (35) sehari-hari bekerja sebagai pengelola jasa parkir di lokasi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Pria itu merasa diperlakukan tidak adil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pangkalpinang. Dengan tidak lagi bekerja sebagai pengelola jasa parkir, Abong kehilangan pekerjaannya yang ia dirintis sejak tahun 2007 silam.

Warga Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, itu didampingi orang tuanya Bayjuri (67) yang ikut bertugas jasa parkir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) saat ditemui KM Selasa 3/4.

“Saya tidak pernah sama sekali dikasih tau oleh Dishub Kota Pangkalpinang akan adanya pendaftaran lelang parkir dan tau-tau sudah ada pemenang parkir di TPI yang bernama perusahaan CV. GAJALI,” keluh Abong.

“Pada tanggal 16 Februari 2018, kita didatangi oleh orang berpakaian rapi, mengatakan bahwa parkir dimenangkan oleh CV. Gajali dan kemudian datang lagi pada tanggal 16 Maret 2018 mengatasnamakan pemenang parkir dari CV. Gajali memberi tahu angka [biaya pengelolaan parkir] Rp. 15.500.000 per bulan.”

Ketika dirinya meminta klarifikasi daei pihak Dishub, ia mengaku tidak dapat menemui Kadis nya.

“Namun sangat disayangkan sampai sekarang ini tidak bisa bertemu Kadis dan bahkan saya tidak tahu sama Kadis Hub nya,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dan Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang S. Harahap saat ditemui KM mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan proses “secara resmi dan sesuai aturan” yang telah ada dan sudah menetapkan pemenang tendernya.

“Dalam proses tender dimenangkan oleh CV. Gajali. Kita sudah umumkan pendaftaran lelang melalui salah satu media cetak yang ada di Pangkalpinang. Dan kita sudah kasih arahan sama Abong untuk bergabung di CV. Gajali karena Abong itu tidak memiliki badan hukum,” terangnya, seraya menambahkan bahwa dirinya tidak dapat memberikan detail mendalam karena baru menjabat sejak Februari 2018 lalu.

Reporter: Suryadi L, Robi Karnito
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*