Motif Penembakan Terhadap Rumah Kakek Ahmad Terungkap

Satu senjata Api AK 56, dan 66 butir amunisi AK. 2 Megazine. Tujuh paket sabu seberat 8,03 gram, timbangan digital, alat hisap sabu serta 2 unit telpon genggam milik tersangka, berhasil diamankan sebagai barang bukti (Ist)
Satu senjata Api AK 56, dan 66 butir amunisi AK. 2 Megazine. Tujuh paket sabu seberat 8,03 gram, timbangan digital, alat hisap sabu serta 2 unit telpon genggam milik tersangka, berhasil diamankan sebagai barang bukti (Ist)

ACEH UTARA (KM) – Kepolisian Resor Aceh Utara bekerjasama dengan Ditreskrimum Polda Aceh akhirnya berhasil mengungkap motif pelaku teror penembakan rumah milik Ahmad Budiman, (71) tahun, di Desa Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat lalu.

Penembakan yang dilakukan pelaku berat dugaan dilatarbelakangi masalah hutang piutang narkotika jenis sabu, antara Uz, salah satu anggota keluarga di rumah tersebut kepada J, pria yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Motif penembakan itu terungkap setelah tim gabungan Opsnal Intelkam dan Reskrim Polres Aceh Utara serta Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh menyita sejumlah barang bukti dari upaya penangkapan J, Sabtu 21 April 2018.

Meski berhasil kabur, polisi berhasil menyita satu unit mobil Jazz RS warna putih dan sepucuk senjata api jenis AK 56 buatan China, yang diduga digunakan pelaku.

Menurut informasi yang berhasil diperoleh KM, motif penembakan itu terungkap berawal dari adanya informasi bahwa keberadaan J yang sedang dalam perjalanan dari Bireuen menuju Kabupaten Aceh Timur, yang diterima pihak kepolisian.

Tim petugas gabungan akhirnya melakukan pengejaran dan penggerebekan di salah satu rumah di Gampong Simpang Seuneubok Peusangan, Aceh Timur yang diduga menjadi tempat persembunyian J pasca melakukan teror minggu yang lalu.

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan satu uni mobil Honda Jazz dengan nomor polisi BK 1655 QV. Polisi yang melakukan pengembangan kembali menemukan sepucuk senjata api jenis AK 56 buatan China, 66 butir amunisi AK, 2 magazine, 7 paket sabu dengan berat 8,03 gram berikut alat timbang digital, alat hisap sabu, serta 2 unit telepon genggam milik tersangka, saat menggrebek kediaman orang tua J, di Gampong Blang Bitra, Kecamatan Peurlak, Aceh Timur.

Advertisement

Untuk kepentingan penyelidikan, seluruh barang bukti senjata api dan mobil diamankan ke Mapolres Aceh Utara sedang barang bukti sabu diserahkan ke Sat narkoba Polres Aceh Timur. Polisi juga masih memburu J yang diduga anggota sindikat sabu jaringan N dan OI yang diduga turut mengancam korban. J berhasil kabur saat polisi menggerebek rumah di Gampong Simpang Seunobok Peusangan yang menjadi lokasi persembunyiannya.

Seperti diberitakan KM sebelumnya, Aksi teror dengan Sejumlah Tembakan menimpa Rumah Ahmad Budiman, (71) tahun di Gampong Geumata, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Jumat 13 April 2018 sekira pukul 06.00 WIB. Tak ada korban dalam insiden tersebut karena tembakan yang dilepas oleh dua pelaku yang mengendarai satu sepeda motor hanya mengenai tembok teras, mobil pick up Mitsubishi dan dinding kamar rumah korban.

Reporter: Az
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*