Kampung Pasir Jeruk Rumpin Jadi Sarang Pengoplos Gas Elpiji

Tabung elpiji 3kg (dok. KM)
Tabung elpiji 3kg (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sindikat pengoplosan gas LPG 3 kg subsidi menjadi 12 kg/50 kg di wilayah Kampung Pasir Jeruk, Desa Sukasari RT 03 RW 02 Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, sudah berjalan cukup lama. Ironisnya, beberapa kali dilakukan penggerebekan oleh Kepolisian, tetap masih nekat beroperasi kembali.

Hasil pantauan kupasmerdeka.com, pengoplosan gas ini sudah berjalan sejak 3 tahun lalu, bahkan semakin menjamur para pengoplos gas di Kampung Pasir Jeruk, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Salah seorang Warga Kampung Pasir Jeruk Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor yang tidak berkenan menyebutkan identitasnya mengatakan, “di Kampung ini sudah banyak para pengepul gas oplosan, kurang lebih sudah beroperasi 3 tahun lalu,” ungkapnya kepada kupasmerdeka.com Kamis 19/04/2018.

“Ya pengoplosan gas 3kg ke gas 12kg ini sangat nampak, sudah berjalan 3 tahun lalu, warga sudah resah tapi tidak berani untuk berbuat apa, Kepolisian saja sudah sering menggerebek lokasi tapi tetap saja masih beroperasi,” ujarnya.

Advertisement

Sementara seorang supir pengirim tabung gas, sebut saja Ucu, menjelaskan, “sebagai supir pengirim tabung gas LPG 3 kg subsidi ini, saya baru pertama mengirim ke Desa Pasir Jeruk ini, saya hanya diminta oleh atasan dari Cicalengka,” jelasnya.

“Sebelumnya saya belum pernah mengirim ke sini. Ini yang pertama kali, saya mengirim 150 tabung.”

“Biasanya ada supir khusus ke wilayah ini, dia yang rutin mengirim seminggu 3 kali,” terangnya.

Jika dapat dibuktikan, para pelaku ini dapat dijerat Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf b dan c UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Konsumen dan Pasal 32 ayat (2) jo Pasal 30 UU RI nomor 2 tahun 1981 tentang Metrology Legal serta Pasal 55 ayat (1) dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

Reporter: abdul azis
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*