BEM Se-Bogor Berkomitmen Kawal Pilkada di Kota dan Kabupaten Bogor

Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Bogor (BSB) saat penanaman pohon bersama di Universitas Pakuan, Minggu 1/4 (dok. KM)
Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Bogor (BSB) saat penanaman pohon bersama di Universitas Pakuan, Minggu 1/4 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Anak muda menjadi tonggak peradaban dimana keberlangsungan bangsa ini digantungkan nasibnya pada anak mudanya, sebab merekalah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan kedepan.

Begitupun aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor mengaku “siap berkomitmen” mengawal keberlangsungan pesta rakyat Pilkada di Jawa Barat, Kota dan Kabupaten Bogor yang  dilaksanakan secara serentak.

BEM Se-Bogor melaksanakan Konsolidasi di BEM KBM UNPAK yang dihadiri oleh BEM AKA Bogor, IPB, STIE Dewantara, Universitas Juanda dan STIE Tazkia, kemarin 1/4. Dalam acara tersebut para presiden mahasiswa dan perwakilan setiap kampus menyatakan siap berkomitmen mengawal Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) dan terjun langsung ke masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak ini.

Kordinator BSB yang juga Presma AKA Bogor menyampaikan bahwa mahasiswa perlu “mengambil sikap” agar pilkada serentak ini bisa berjalan aman damai dan sukses. “Bukan hanya itu, di waktu dekat ini BSB akan melakukan aksi kreatif di beberapa titik di Kota/Kab Bogor,” kata Fata.

“Eskalasi BSB di momentum pengawalan Pilkada serentak ini adalah bagaimana peran mahasiswa bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan dalam hal kecurangan, bisa memberikan kebermanfaatan terhadap masyarakat khususnya dalam hal memilih pemimpin 5 tahun ke depan yang akan mereka pilih, karena pilkada ini bukan hanya berdampak terhadap Bogor saja, namun 6-8 koordinator BSB dan 5 ketua BEM/presma yang akan menjalankan kepengurusannya.”

“Melihat Kota Bogor juga menjadi pusat perhatian letak geografis yang disorot pada pemilihan Gubernur juga, BSB harapannya bisa menjadi poros kebaikan dalam memberikan suntikan apabila salah satu kampus yang tergabung di dalam aliansi BSB yaitu IPB ditunjuk sebagai lokasi dialog terbuka dengan Cagub dan Cawagub dan mahasiswa maupun masyarakat Bogor,” tambahnya.

Menurut Fata, ajang Pilkada serentak ini merupakan “warming up” menuju Pilpres 2019 nanti. “Semoga adanya Pilkada serentak di tahun ini dan peran mahasiswa di dalamnya bisa menjadi pemantik ketika Pilpres nanti yang mungkin akan jauh lebih substansial dalam ajang tersebut, mengingat berbagai problematika di Indonesia ini yang belum terselesaikan oleh pemerintah yang saat ini masih diberikan amanah oleh rakyatnya,” sambungnya.

Ia menerangkan, setiap kampus yang hadir sudah menyiapkan agenda khusus pengawalan Pilkada di antaranya mengadakan diskusi terbuka mengupas pemimpin terbaik dan debat kadidat pasangan Calon Kota dan Kabupaten Bogor.

Acara tersebut juga diwarnai penanaman pohon bersama. “Dari komitmen ini lah setiap kampus mengukuhkan diri dengan ditandai dengan menanam pohon bersama sebagai wujud komitmen dan keseriusan Aliansi BEM Se-Bogor. Karena kita menyadari waktu terbaik untuk menanam adalah 20 tahun yang lalu, dan hari ini jika ingin menikmati 20 tahun kedepan, begitu juga dengan pemimpin yang ideal harus kita siapkan hari ini untuk kemudian di nikmati 5 tahun kedepan,” tutupnya.

Reporter: Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*